• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Pengobatan Gigi yang Akura...

Pengobatan Gigi yang Akurat dengan Metode Pemetaan Genom

Jumat, 24 Jan 2025, 23:55 WIB

Melalui pemetaan genom yang memuat seluruh informasi genetik seseorang,  memungkinkan untuk dilakukan pengobatan yang lebih terarah pada individu, sesuai dengan pemetaan genom personal yang unik, atau dikenal sebagai precision medicine. 

Metode tersebut merupakan jenis pendekatan perawatan kesehatan yang spesifik, personal, dan lebih efektif dengan memahami keunikan gen pada tiap individu.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Dalam ilmu biokimia, peran DNA semakin kontras dalam pengembangan pengobatan personal dengan menyesuaikan perawatan berdasarkan profil genetik individu. Dengan begitu, pengobatan personal dapat memberikan metode pengobatan yang berbeda tiap individu, meski dengan penyakit yang sama.

Berdasarkan penemuan tersebut, Guru Besar bidang ilmu Biokimia Penyakit Jaringan Periodontal, Fakultas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Airlangga, Surabaya, Indeswati Diyatri, baru-baru ini menerangkan bahwa dengan pemetaan genom manusia, akan memberikan banyak manfaat dalam pengobatan, terutama dalam dunia kedokteran gigi. 

“Human genome project (HGP) telah memberikan rintisan bidang precision medicine secara signifikan, yang mana precision medicine menjanjikan banyak manfaat untuk meningkatkan keberhasilan perawatan kesehatan,” terang Indeswati.

Genomik dan Proteomik

Disampaikan bahwa genom memiliki peranan besar dalam pengaplikasian metode precision medicine. Namun, urutan genom yang lengkap masih belum cukup untuk menjelaskan fungsi biologis suatu organisme. Perlu adanya kombinasi antara Genomik (rbidang studi  yang mempelajari genom secara keseluruhan) dan Proteomik (studi tentang protein).

Genom menyediakan informasi genetik berupa urutan DNA yang  ditranskripsikan  menjadi RNA dan kemudian diterjemahkan menjadi protein. Sedangkan proteomik sebagai studi tentang protein, yakni sebagai molekul yang membawa sebagian besar proses biologis. Oleh karenanya, peran proteomik tetap diperlukan.

Dalam kedokteran gigi, pemanfaatan data genetik dan protein spesifik bagi individu, precision medicine berpotensi meningkatkan akurasi diagnosis, efektivitas perawatan, dan upaya pencegahan penyakit. Beberapa penelitian pun dilakukan dan mengetahui pengaruh faktor genetik terhadap kondisi di rongga mulut.

“Peranan genomik dalam kedokteran gigi diantaranya yakni dapat mendiagnosis penyakit gigi dan mulut, prediksi risiko penyakit, deteksi dini dan pencegahan, farmakogenomik, penelitian dan pengembangan, rekayasa genetika dan regenerasi,” ujar Indeswati. 

Lebih lanjut, ia menerangkan bagaimana peran proteomik dalam kedokteran gigi. Di antaranya, diagnosis non-invasif dengan saliva, biomarker penyakit, pemahaman mekanisme penyakit, pencegahan penyakit, monitoring penyembuhan dan respons terapi, dan pengembangan dari precision medicine.

Precision Medicine dalam Praktik Kedokteran Gigi

Dalam praktek kedokteran gigi, metode precision medicine dapat mencakup beberapa hal. Seperti perawatan secara personal, prediktif penyakit, langkah preventif, hingga pencegahan dini dan intervensi minimal.

Namun, metode tersebut tetap memiliki tantangan signifikan yang perlu dipertimbangkan. Sehingga, penerapan yang optimal dan peluang yang lebih besar di masa yang akan dapat diterapkan dengan baik.

“Untuk menuju precision medicine ini diperlukan banyak persiapan, mulai dari kompleksitas data, kesenjangan teknologi dan pendidikan, biaya yang mahal dan aksesibilitas masih terbatas, hingga harus sangat berhati-hati dalam pengelolaan data, karena berkaitan dengan etika dan privasi pasien,” terang Indeswati. 

Redaktur: Andreas Chaniago

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Resmi! Dishub DKI Gelar Lagi CFD Rasuna Said pada Minggu 7 Juni

Rupiah Tembus Rp18.000, Gas Mahal, Impor China Tak Terbendung, Industri Plastik Kian Terjepit

Resmikan Puskesmas Matraman, Gubernur Pramono Jamin Anggaran Kesehatan DKI

Daftar Event Akhir Pekan di Jakarta 6–7 Juni 2026: Ada Konser EXO dan Reality Club

Telkom Dorong Kedaulatan Digital Nasional Lewat Penguatan Cloud, AI, dan Keamanan Siber

Sirene Meraung di IT Semarang, Simulasi Darurat Pertamina Uji Ketangguhan Hadapi Tumpahan Minyak dan Kebakaran Laut

Cermati Pengalihan Lalu Lintas Selama Jam Bebas Kendaraan di Jalan Rasuna Said  

Operasi Katarak Gratis di Kapuas Hulu Kembalikan Harapan Melalui Penglihatan

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

Jateng Kejar Target 970 Ribu Hektare Lahan Sawah Dilindungi, Gubernur Luthfi: Jangan Sampai Beralih Fungsi

Pemprov Jateng Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi Terbaik Regional Jawa-Bali, Ahmad Luthfi Tekankan Kolaborasi Daerah

Sony Rilis Poster Spider-Man: Brand New Day Versi Tiongkok, Sinopsis Evolusi Peter Parker dan Atagonis Misterius

Kuasai 72 Persen Pasar Herbal Nasional, Perusahaan Jamu Terbesar ini Percepat Ekspansi ke China dan India

Mahasiswa Kedokteran UNNES Belajar Riset Herbal

85 Investor Global Lirik Proyek Sampah Jadi Listrik Rp3 Triliun, Wali Kota Agustina Dorong Semarang Jadi Magnet Investasi Hijau

Cimahi Berpeluang Jadi Kota Animasi Indonesia, Didukung DPR RI

Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pembiayaan Pembangunan Kian Diakui

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.