Jepang dan Filipina Bertekad Tingkatkan Hubungan Keamanan

Kamis, 16 Jan 2025, 02:59 WIB

MANILA - Jepang dan Filipina pada Rabu (15/1) berjanji untuk memperkuat kerja sama keamanan guna melawan tindakan Tiongkok di rute perdagangan laut utama, di tengah spekulasi bahwa presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Donald Trump, akan mengurangi komitmen keamanan di Asia.

Tekad itu dikemukakan kedua negara saat Menteri Luar Negeri Jepang, Takeshi Iwaya, bertemu dengan mitranya dari Filipina, Enrique Manalo, dan Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr, di Manila, untuk menegaskan komitmen keamanan tersebut.

Ket. Foto: Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr (kiri), saat menerima kunjungan Menlu Jepang, Takeshi Iwaya, di Istana Malacanang, Manila, pada Rabu (15/1). Pertemuan ini dimaksudkan untuk menegaskan janji kedua negara untuk memperkuat kerja sama keamanan — Sumber: AFP/Presidential Communicatio

Menlu Iwaya dan Manalo membahas upaya Beijing untuk menegaskan kendali atas Laut Tiongkok Selatan (LTS), jalur perdagangan strategis, serta klaim hak teritorial dan kedaulatan Beijing di Laut Tiongkok Timur (LTT) yang tumpang tindih dengan klaim Jepang.

"Menanggapi perkembangan di LTS, kami sepakat untuk lebih memperkuat kemitraan Jepang-Filipina," kata Menlu Iwaya dalam konferensi pers bersama.

Ia pun berjanji untuk melanjutkan bantuan Jepang guna meningkatkan keamanan maritim dan kemampuan keselamatan maritim Filipina, yang telah terlibat dalam konfrontasi yang semakin menegangkan dengan Tiongkok atas sengketa perairan dan terumbu karang LTS pada tahun lalu.

Tiongkok mengklaim sebagian besar jalur perairan strategis tersebut meskipun pengadilan internasional memutuskan bahwa klaimnya tidak memiliki dasar hukum.

Pekan ini Manila menyatakan kekhawatirannya atas kapal penjaga pantai Tiongkok yang berpatroli di dekat pantainya.

Menlu Iwaya mengatakan kepada wartawan: "Saya sangat khawatir tindakan yang meningkatkan ketegangan di LTS akan terulang kembali."

"Hal ini merupakan kekhawatiran yang wajar bagi masyarakat internasional karena hal ini terkait langsung dengan perdamaian dan stabilitas regional," imbuh dia.

Sedangkan Menlu Manalo mengatakan lingkungan keamanan geopolitik kedua negara tumbuh semakin kompleks dan penuh tantangan dan menyatakan kekhawatiran atas tindakan sepihak yang bertujuan untuk melemahkan supremasi hukum baik di LTS maupun di LTT.

"Jadi kami sepakat untuk bekerja sama dalam konteks itu, tidak hanya untuk mengatasi masalah dalam arti pertahanan dan keamanan, tetapi juga untuk meningkatkan ketahanan dan meningkatkan kapasitas adaptif negara kita," ucap dia.

Jepang merupakan pemodal utama upaya Filipina untuk memodernisasi kapal patroli LTS serta sistem pengawasan maritim. Menlu Iwaya mengatakan ia dan Manalo juga sepakat untuk memperkuat kemitraan trilateral mereka dengan AS. Mereka pun berjanji untuk menjaga komunikasi yang baik dengan pemerintahan AS berikutnya, untuk menjaga dan memperkuat momentum kerja sama trilateral.

AS memiliki aliansi keamanan selama puluhan tahun dengan Filipina yang mencakup perjanjian pertahanan bersama dan pakta tahun 2014 yang memungkinkan militer AS untuk menyimpan peralatan dan amunisi di sembilan pangkalan Filipina.

Harapan Marcos Jr

Sementara itu Presiden Marcos Jr berharap Manila dan Washington DC akan mempertahankan hubungan yang kuat dan dinamis di bawah pemerintahan AS yang akan datang, demikian pernyataan istana Kepresidenan Filipina pada Rabu, kurang dari sepekan sebelum Donald Trump menjabat.

Presiden Marcos Jr juga menyatakan optimismenya dalam menjaga hubungan yang kuat dan dinamis antara kedua negara, khususnya di bidang ekonomi, pertahanan dan keamanan, selama panggilan telepon dengan Wakil Presiden Kamala Harris yang akan lengser.

"Kemajuan yang telah kami buat sangat menggembirakan dan kami hanya berharap untuk terus mengembangkannya," demikian pernyataan dari Kantor Komunikasi Kepresidenan Manila, mengutip pernyataan Marcos Jr selama panggilan telepon tersebut.

Panggilan telepon dengan Wapres Harris dilakukan pada pekan yang sama saat Marcos Jr melakukan panggilan telepon dengan Presiden Joe Biden yang akan lengser dan Perdana Menteri Jepang Shigeru Ishiba di mana mereka menegaskan kembali komitmen mereka untuk memajukan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

 “Marcos Jr dan Harris juga membahas kerja sama trilateral dengan Jepang sebagai pilar utama keamanan regional," kata Gedung Putih. AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.