'Bogor Street Festival Cap Go Meh' 2025 Gelar Lomba Foto

Jumat, 10 Jan 2025, 16:20 WIB

BOGOR - "Bogor Street Festival Cap Go Meh" (BSF CGM), ajang pergelaran pariwisata tahunan, pada penyelenggaraan tahun 2025, untuk pertama kalinya mengadakan lomba foto terbuka untuk umum.

Dalam taklimat media yang diterima di Kota Bogor, Jumat, disebutkan bahwa penyelenggaraan lomba foto itu diputuskan dalam diskusi yang dihadiri penggagas pawai budaya Cap Go Meh, yakni budayawan sekaligus tokoh masyarakat Tionghoa Bogor, Guntur Santoso dan jurnalis foto senior Hermanus Prihatna, yang pernah menjabat Kepala Divisi Pemberitaan Foto Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) ANTARA di Kota Bogor, Jawa Barat.

Ket. Foto: Sejumlah panitia pelaksana BSF CGM 2025 usai diskusi tentang bakal digelarnya lomba foto pertama kali dalam ajang tahunan yang sudah masuk ke-21 penyelenggaraan itu di Kota Bogor, Jabar, Kamis (9/1). — Sumber: ANTARA/HO-Panpel BSF CGM 2025

Hadir juga dalam kesempatan itu Komandan Kodim (Dandim) 0606/Kota Bogor, Letkol (Inf) Dwi Agung Prihanto, S.Sos, M.Tr (Han) dan sejumlah panitia pelaksana BSF CGM 2025.

Guntur Santoso dalam diskusi itu memberikan arahan bahwa lomba foto, yang merupakan rangkaian dari puluhan kegiatan dalam BSF CGM 2025, menghadirkan dua kegiatan, yakni pra-puncak CGM sebelum tanggal 12 Februari 2025 dan sesudahnya.

Khusus untuk objek foto dalam lomba dimaksud, kata dia, intinya adalah mengeksplorasi yang disebutnya "Ekosistem Surya Kencana", yakni objek-objek apapun yang berada di sepanjang Jalan Surya Kencana hingga Jalan Siliwangi di Kota Bogor.

"Bisa objek seni-budaya, UMKM, bangunan-bangunan bernilai budaya dan apapun yang menarik bagi peserta yang bisa hunting objek foto," kata Guntur Santoso.

Sementara itu, Hermanus Prihatna, yang juga Dewan Penasihat Pewarta Foto Indonesia (PFI) menjelaskan bahwa agenda perdana dalam bentuk lomba foto pada BSF CGM diputuskan berlaku umum dan tidak dibatasi dengan kriteria "foto jurnalistik" saja.

"Sehingga, pesertanya bisa pewarta foto maupun publik luas, khususnya generasi muda untuk dapat berpartisipasi," katanya.

Ke depan, kata dia, pada penyelenggaraan tahun mendatang akan dipertimbangkan kepesertaannya dengan kategorisasi, seperti umum, pelajar/mahasiswa dan khusus pewarta foto jurnalistik.

"Dengan adanya lomba foto di BSF CGM 2025, akan ada evaluasi-evaluasi untuk menentukan kegiatan sejenis di tahun mendatang," kata Hermanus Prihatna.

BSF CGM yang digagas oleh Guntur Santoso adalah ajang yang masuk dalam "100 Calendar of Event" (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata.

Acara ini akan menampilkan berbagai pertunjukan, seperti parade seni budaya Nusantara, Liong-Barongsai, marching band, Ba Jia-Jiang, Ogoh-ogoh dan Marawis.

Selain pertunjukan, pengunjung juga dapat menikmati kuliner khas Bogor yang tersedia sepanjang rute parade.

Cap Go Meh merupakan perayaan tahunan yang dilakukan oleh masyarakat Tionghoa untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan dan memohon kebahagiaan untuk semua makhluk hidup.

Sebagai penggagas pawai budaya Cap Go Meh, Guntur Santoso mengaku awalnya acara tersebut digelar tahun 2000 pascareformasi 1998 dengan semangat mengukuhkan hubungan antarkelompok di masyarakat.

Dalam CGM BSF, beragam jenis seni budaya ditampilkan di sepanjang Jalan Surya Kencana hingga Jalan Siliwangi, sepanjang 2,1 kilometer pergi-pulang (PP).

Total jarak yang ditempuh sejauh 4,2 kilometer, dimana pada 2023, puluhan ribu warga memadati tepian jalan dari Pasar Bogor, Gang Aut, hingga pertigaan Jalan Batutulis.

Kala itu, sejak pukul 17.00 WIB massa sudah memadati jalur pawai budaya. Selepas ibadah shalat Maghrib hingga pukul 24.00 WIB tengah malam. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.