• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Kenali 5 Penyebab Osteopor...

Kenali 5 Penyebab Osteoporosis, Ini Solusi Pengobatannya dari IDI Bogor

Selasa, 07 Jan 2025, 12:50 WIB

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor idibogor.org mengungkapkan, salah satu penyakit yang sering dialami oleh orang dewasa terutama lansia adalah osteoporosis. Kondisi ini terjadi ketika kepadatan tulang mulai berkurang, yang mengakibatkan tulang menjadi lebih rapuh. Prevalensi osteoporosis di Indonesia adalah sekitar 10,3%, atau 2 dari 5 orang Indonesia berisiko mengalaminya. 

IDI Kota Bogor adalah salah satu organisasi kesehatan dan menjadi wadah profesi bagi para dokter di Indonesia.  Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Bogor adalah organisasi profesi yang mewadahi para dokter di wilayah Bogor. 

Ket. Foto: Ilustrasi — Sumber: Freepik/Queenmoonlite

IDI berperan penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mendukung pengembangan profesionalisme dokter, serta memberikan informasi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat. IDI Bogor kemudian meneliti lebih lanjut mengenai penyakit osteoporosis yang sering menyerang dan mengganggu kesehatan masyarakat Indonesia. Rekomendasi obat yang tepat bagi para penderitanya.

Apa saja penyebab utama terjadinya osteoporosis?

IDI Kota Bogor menjelaskan ketika proses pembentukan tulang baru tidak dapat mengimbangi hilangnya tulang lama, hal ini menyebabkan struktur tulang menjadi lemah, yang meningkatkan risiko patah tulang, yang sering terjadi pada panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Ini dikenal sebagai osteoporosis. Adapun penyebab osteoporosis meliputi:

1. Usia dan penuaan

Penuaan menyebabkan osteoporosis. Seiring bertambahnya usia, kemampuan tubuh untuk menghasilkan lebih banyak tulang baru berkurang, terutama setelah usia tiga puluh tahun, ketika tubuh mencapai puncaknya dalam hal massa tulang.

2. Gaya hidup tidak sehat

Faktor lainnya seperti kurangnya aktivitas fisik, merokok, dan konsumsi alkohol berlebihan dapat menyebabkan penurunan massa tulang lebih cepat. Olahraga teratur memperkuat otot dan tulang, sementara merokok dan alkohol mengganggu metabolisme tulang.

3. Perubahan hormon dalam tubuh

Penyebab utama pengeroposan tulang adalah penurunan hormon estrogen pada wanita setelah menopause; penurunan testosteron pada pria juga dapat berdampak pada kesehatan tulang. Memiliki riwayat keluarga osteoporosis juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit tersebut.

4. Berat badan lebih rendah

Berdasarkan indeks massa tubuh (IMT) di bawah 18,4, seseorang dikatakan memiliki berat badan rendah atau underweight pada orang dewasa jika berat badannya berada di bawah rentang normal untuk usia dan jenis kelaminnya. Individu dengan berat badan rendah memiliki kepadatan tulang yang lebih rendah, sehingga lebih rentan terhadap osteoporosis.

5. Kondisi medis tertentu 

Risiko terkena osteoporosis dapat meningkat karena penyakit seperti anoreksia nervosa, gangguan tiroid, sindrom Cushing, dan penyakit pencernaan yang mengganggu penyerapan nutrisi.

Apa saja obat yang direkomendasikan untuk mengurangi gejala osteoporosis?

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) telah merangkum beberapa obat yang dapat mengurangi rasa sakit pada tulang akibat osteoporosis. Untuk mengatasi gejala osteoporosis dan meningkatkan kepadatan tulang, beberapa obat yang direkomendasikan meliputi:

1. Bisfosfonat

Obat ini meningkatkan kepadatan tulang dan mengurangi resorpsi tulang. Salah satu obat ini yang digunakan untuk mencegah dan menangani osteoporosis, terutama pada wanita, adalah alendronate. Dokter biasanya memberikan 5-10 mg setiap hari atau 35-70 mg sekali seminggu.

2. Risedronate

Risedronate adalah obat yang digunakan untuk mengobati pengeroposan tulang, atau osteoporosis. Obat ini dapat membantu memperkuat tulang Anda, sehingga mereka tidak mudah patah. Dokter biasanya merekomendasikan 5 mg setiap hari atau 35 mg sekali seminggu.

3. Denosumab

Obat ini diberikan melalui suntikan dan efektif dalam meningkatkan kepadatan tulang serta mengurangi risiko patah tulang, terutama pada wanita pascamenopause.

4. Susu HiLo Gold

Hilo Gold adalah susu yang dapat membantu menjaga kesehatan tulang dan sendi, sehingga dapat membantu mencegah osteoporosis. Susu HiLo Gold rendah lemak dan tanpa pemanis buatan. Susu ini mengandung vitamin B1, B3, dan B6 yang membantu metabolisme karbohidrat menjadi energi.

Selain mengonsumsi obat, perubahan gaya hidup seperti diet sehat, olahraga dan minum susu khusus tulang juga sangat penting dalam pengelolaan osteoporosis.

(IKN)

Penulis: Tim Redaksi

Berita Terbaru

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

Tidak Hanya Jadi Ajang Olahraga, Purwokerto City Run 2026 Kenalkan Budaya Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.