Parigi Moutong Genjot Ekspor Durian ke Tiongkok, Mumpung Durian Vietnam Dihentikan Masuk Tirai Bambu

Jumat, 27 Mar 2026, 06:23 WIB

PARIGI – Saat ini durian dari Vietnam dihentikan masuk Tiongkok karena diperketat syaratnya. Ini dimanfaatkan Parigi Moutong untuk menggenjot ekspor durian ke tirai bambu. Baru-baru ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah mengatakan gelombang perubahan pasar durian di Tiongkok dapat memberikan keuntungan bagi pasar ekspor durian Indonesia ke negara tersebut.

“Durian Indonesia asal Parigi Moutong saat ini sedang gencar masuk pasar Tiongkok karena adanya perubahan pasar durian global asal Vietnam. Ini tentu memberikan dampak positif bagi durian dalam negeri,” kata Ketua Kadin Parigi Moutong Faradiba Zaenong di Parigi, Kamis.

Ket. Foto: peluang ekspor tinggi — Sumber: ist

Ia mengemukakan, semakin terbukanya peluang itu maka pihaknya terus memperkuat rantai pasok sehingga durian Indonesia semakin kuat bertengger di pasar ekspor Tirai Bambu itu. Perkembangan terbaru menunjukkan bahwa Vietnam sementara waktu menghentikan ekspor durian ke Tiongkok, akibat pengetatan standar pengujian keamanan pangan. Di saat yang sama Thailand menghadapi kendala distribusi yang berdampak pada penurunan harga di tingkat petani dan pergeseran sebagian produksi ke durian beku.

Kondisi tersebut berdampak langsung pada pasar Tiongkok, di mana para pembeli kini mengambil posisi dominan dengan menahan harga dan memperketat seleksi kualitas, situasi ini menegaskan bahwa pasar berada dalam kondisi buyer market, di mana hanya produk dengan kualitas tinggi dan konsistensi pasokan yang mampu bertahan.

“Seluruh pelaku usaha durian di Indonesia harus membaca situasi ini dengan serius dan penuh tanggung jawab. Ini bukan sekadar penurunan harga, tetapi ujian nyata terhadap kualitas, integritas, dan kesiapan kita memasuki pasar global,” ujarnya. Ia mengingatkan ancaman terbesar bukan hanya datang dari luar negeri, tetapi juga dari praktik internal yang dapat merusak kepercayaan pasar.

“Praktik manipulasi kualitas, pencampuran buah yang tidak layak ekspor, dan ketidakkonsistenan pasokan harus dihentikan. Pasar global tidak bisa ditipu. Sekali kepercayaan hilang, maka peluang akan tertutup untuk semua. Kami konsisten menjaga kualitas buah dari tingkat petani, termasuk kehigienisan rumah kemas,” tutur Faradiba.

Di tengah tekanan tersebut, terbuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengambil peran lebih strategis sebagai pemasok alternatif di pasar Tiongkok, namun peluang ini hanya dapat dimanfaatkan apabila seluruh rantai pasok bergerak dengan standar yang sama, kualitas, disiplin, dan konsistensi.

Kadin meminta petani dan supplier durian di Parigi Moutong dan Sulawesi Tengah menjadikan momentum ini sebagai titik balik dalam meningkatkan standar industri.

Seluruh pelaku usaha diharapkan menjaga kualitas tanpa kompromi, menerapkan standar panen dan sortir yang baik, serta membangun komitmen jangka panjang dalam menjaga kepercayaan pasar.

“Lebih baik tidak mengirim produk, daripada mengirim dan merusak nama daerah. Kepercayaan adalah modal utama dalam perdagangan global,” kata dia menegaskan. Ia menambahkan pasar hanya memberi ruang kepada mereka yang siap, saatnya Parigi Moutong dan Sulawesi Tengah membuktikan diri sebagai bagian dari pemain utama durian dunia.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Bupati Bogor Beri Kejutan! Tim Angklung HUT RI Diboyong Jalan-Jalan ke Taman Safari

Bikin Anak Pengungsi Tersenyum, Polri Gelar Trauma Healing Pascagempa Manggarai

Jonatan Nomor Satu Dunia Tunggal Putra Bulu Tangkis

Tebing Gunung Gajah, Menantang dan Keras Kepala tetapi Luar Biasa Indah

PSG Nyaris Tumbang, Dua Gol Ferran Torres Bawa Pulang Poin dari Rennes

Karhutla dan Asap Jadi Ancaman, Wamenko Dorong Penanganan yang Lindungi Kesehatan

Gagal Juara Bukan Akhir! Timo Apresiasi Mental Tangguh Timnya

Ratu Tisha Ungkap Mimpi Besar Timnas Indonesia: Harus Punya Mental Baja!

Tiongkok Mendadak Tunda Misi Bulan Chang’e-7, Ada Masalah Usai Roket Meledak

Antisipasi Gempa Susulan, Misa Digelar di Halaman Gereja

ISPA Jadi Keluhan Terbanyak di Pengungsian Gempa NTT, Posko Kesehatan Disiagakan

Kemarau Panjang, Debit Situ Cileunca Menyusut dan Ganggu Pasokan Air Bersih Bandung Raya

Jangan Lupa Kenakan Masker! Kualitas Udara Jakarta Senin Pagi Tak Sehat, Warga Diminta Waspada

Luar Biasa Barcelona Bantai Elche 5-0! Raphinha dan Fermin Sama-Sama Cetak Brace

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.