Viral Video Dugaan Pesta Gay, Karawang Theatre Night Mart Ditutup Sementara
Selasa, 09 Jun 2026, 03:00 WIBKarawang - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menyegel dan menghentikan sementara operasi Karawang Theatre Night Mart menyusul beredarnya rekaman video pesta gay di tempat hiburan malam (THM) tersebut.
Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan Daerah Satpol PP Karawang, DA Prasetya di Karawang, Senin (8/6), menyampaikan, penyegelan itu dilakukan setelah ditemukan sejumlah pelanggaran, termasuk dugaan aktivitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) yang sempat viral di media sosial serta penjualan minuman beralkohol tanpa izin resmi.
Ia mengatakan Satpol PP Karawang telah memanggil pengelola tempat hiburan malam tersebut untuk memberikan klarifikasi terkait pesta gay pada Sabtu malam lalu.
"Di antara pelanggaran yang dilakukan pengelola tempat hiburan malam tersebut diduga memfasilitasi pesta gay, sehingga dilakukan penyegelan sementara," ujarnya.
Selain itu, Satpol PP juga menemukan adanya penjualan minuman beralkohol meskipun izin yang dipersyaratkan belum terbit.
Menurut Prasetya, pengelola THMÂ tersebut telah beberapa kali mendapatkan teguran terkait penjualan minuman beralkohol, tetapi tetap melakukan pelanggaran.
Oleh karena itu, kata dia, langkah penyegelan yang dilakukan Satpol PP Karawang murni berdasarkan aturan yang berlaku dan sebagai respons atas keresahan masyarakat.
Perwakilan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Karawang, Sandi Susilo mengatakan aktivitas penjualan minuman beralkohol oleh pengelola THM itu tidak sesuai dengan izin usaha yang tercatat dalam sistem OSS.
âYang beroperasi kemarin itu izin restoran dengan catatan tidak menjual minuman beralkohol. Tapi kenyataannya mereka menjual. Sementara untuk izin minuman alkohol pun belum keluar, akhirnya dilakukan penutupan oleh Satpol PP," katanya.
Seiring dengan hal tersebut, tempat hiburan malam Karawang Theatre Night Mart kini berstatus ditutup sementara sambil menunggu proses pemeriksaan dan koordinasi lebih lanjut dari instansi terkait.
Sementara itu, terkait dengan pesta gay yang rekaman videonya beredar di media sosial, pengelola THM tersebut mengakui lokasi pesta malam minggu itu berlangsung di tempat hiburan malam itu
Manajer Operasional Theatre Night Mart Tommy Wijaya menyampaikan pihaknya selama ini menerapkan standar operasional prosedur (SOP) bagi para pengunjung.
Ia menyampaikan, petugas keamanan sebenarnya telah mengetahui adanya perilaku yang dianggap tidak sesuai itu, dan langsung memberikan teguran.
"Namun teguran itu tidak digubris, hingga akhirnya viral di media sosial. Saya mewakili manajemen meminta maaf dan berjanji tidak ada kejadian seperti itu lagi," kata dia.
Redaktur: Andes Tanjung
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Paparkan Film "Timun Mas in Wonderland" Peluang Pengembangan Cerita Rakyat Jadi Kekayaan Intelektual
-
Utah Jazz Kalahkan Washington Wizards 122-112
-
Gubernur DKI Jakarta Pantau Pengerukan Kanal Banjir Barat
-
Kemenhaj Sulsel Siap Berangkatkan Jamaah Calon Haji ke Arab Saudi
-
Menteri PU Siapkan Satgas Bersama Antisipasi Banjir di Rel Kereta saat Arus Mudik Lebaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.