Cegah Penurunan Tanah, Masyarakat Diharapkan Gunakan Air PAM

Jumat, 03 Jan 2025, 03:28 WIB

Jakarta - Anggota DPRD DKI Jakarta Gias Kumari Putra berharap masyarakat beralih menggunakan air perpipaan yang disediakan Perumda PAM Jaya sebagai sumber utama dalam memenuhi kebutuhan air bersih untuk mencegah penurunan tanah.

"Kami menyampaikan secara terbuka kepada warga pentingnya mengurangi penggunaan air tanah dan beralih ke air PAM Jaya," kata Gias di Jakarta, Kamis.

Ket. Foto: Ilustrasi - Foto udara deretan rumah di kawasan Jakarta Barat, Jumat (10/3/2023). — Sumber: ANTARA/Galih Pradipta

Gias menyoroti permasalahan banjir rob di DKI Jakarta akibat penggunaan air tanah. Untuk mengatasi hal tersebut, DPRD DKI Jakarta bersama PAM Jaya terus mendorong masyarakat beralih menggunakan air perpipaan sebagai sumber utama.

Anggota DPRD tentunya mendukung penuh visi dan misi PAM Jaya untuk memberikan layanan yang lebih baik. "PAM Jaya juga harus memikirkan cara meningkatkan kualitas dan cakupan layanan mereka," ujarnya.

Gias menjelaskan, DPRD DKI Jakarta turut membantu melalui kegiatan reses dan sosialisasi peraturan dan menekankan penggunaan air PAM telah diatur rata-rata per individu sebesar 83 liter per hari.

Dia sudah menyampaikan bahwa rata-rata pemakaian air itu 83 liter per individu. Namun, dalam penyampaiannya digunakan hitungan kubik, seperti 10, 20 atau 30 kubik per rumah tangga.

"Tinggal bagaimana meningkatkan sosialisasi agar masyarakat lebih memahami," katanya.

Menanggapi visi PAM Jaya untuk menjangkau 100 persen wilayah DKI Jakarta dengan jaringan air perpipaan, Gias menyebutkan respon masyarakat sangat positif.

Masyarakat sangat menerima karena sulit mendapatkan air bersih dan layak minum. Kehadiran PAM Jaya ini mampu menjawab kebutuhan mereka. "Air bersih yang juga sudah bisa langsung diminum menjadi solusi nyata," tuturnya.

Meski demikian, Gias mengakui masih ada beberapa keluhan dari masyarakat terkait layanan PAM Jaya.

"Semua keluhan itu sudah kami sampaikan langsung kepada Direktur Utama PAM Jaya dan sejauh ini semua sudah direspon dengan baik," kata legislator dari Fraksi Nasdem tersebut.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.