Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mantan Presiden AS Jimmy Carter Wafat, Ini Momen Penting dalam Hidupnya

📅 Senin, 30 Des 2024, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mantan Presiden AS Jimmy Carter Wafat, Ini Momen Penting dalam Hidupnya Doc: AOL
Ket. Mantan presiden AS Jimmy Carter meninggal dunia di usia 100 tahun.

WASHINGTON - Masa jabatan presiden Jimmy Carter tahun 1977-1981 mencakup sejumlah keberhasilan seperti perjanjian damai Camp David, tetapi juga cukup kontroversial bagi para pemilih AS untuk menganggapnya lemah, dan memecatnya setelah satu kali masa jabatan.

Namun, warisan Carter sebagian besar dibangun pada masa pasca-kepresidenannya, yang terpanjang dalam sejarah AS.

Berikut adalah beberapa momen penting dalam kehidupan Carter, yang meninggal dunia hari Minggu (29/12) di usia 100 tahun.

Terusan Panama

Selama tahun pertamanya menjabat, Carter mengingkari janji kampanyenya dan memutuskan untuk menyerahkan kembali pengelolaan Terusan Panama -- yang telah berada dalam kendali militer AS sejak pembangunannya pada awal abad ke-20.

"Keadilan, dan bukan kekerasan, harus menjadi inti hubungan kita dengan negara-negara di dunia," katanya saat penandatanganan perjanjian kanal dengan pemimpin Panama Omar Torrijos pada tanggal 7 September 1977.

Carter diejek atas tindakannya itu, yang memberi Panama kendali atas terusan yang menghubungkan Samudra Atlantik dan Pasifik pada akhir tahun 1999.

Namun, sejarah telah melihat kesepakatan itu sebagai bentuk diplomasi yang cekatan. 

Memberikan Panama peran lebih besar dalam pengelolaan terusan menjelang pengalihan memungkinkan terciptanya stabilitas, dan memutus citra Amerika sebagai kekuatan imperialis yang sombong di Amerika Latin.

Bereaksi terhadap kematian Carter pada hari Minggu, Presiden Panama Jose Mulino mengatakan mantan pemimpin AS tersebut membantu Panama mencapai "kedaulatan penuh atas negara kita."

Moralitas dalam Politik

Setibanya di Ruang Oval, Carter berupaya menjauhkan diri dari politik riil yang dipraktikkan pendahulunya -- sisa-sisa Perang Dingin -- dan menempatkan hak asasi manusia di inti agendanya.

"Tujuan utama kami adalah membantu membentuk dunia yang lebih responsif terhadap keinginan orang-orang di mana saja untuk kesejahteraan ekonomi, keadilan sosial, penentuan nasib sendiri secara politik, dan hak asasi manusia dasar," katanya dalam pidato tahun 1978 di Akademi Angkatan Laut AS.

Secara konkret, Carter secara khusus menandatangani Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik pada tahun 1977. Kovenan tersebut akhirnya diratifikasi oleh Amerika Serikat pada tahun 1992 setelah diblokir selama bertahun-tahun oleh Senat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.