Putin Minta Maaf atas Jatuhnya Pesawat Azerbaijan Airlines
📅 Minggu, 29 Des 2024, 08:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Amu TV
NOSKOW - Presiden Russia Vladimir Putin pada hari Sabtu (28/12) meminta maaf atas jatuhnya pesawat Azerbaijan Airlines, meskipun ia tidak mengakui bahwa pesawat itu mungkin terkena tembakan Russia.
Putin mengakui bahwa pertahanan udara Russia sedang bertugas ketika pesawat penumpang tersebut mencoba mendarat di Grozny sebelum jatuh, dan Kremlin mengatakan Putin meminta maaf kepada pemimpin Azerbaijan Ilham Aliyev atas "insiden tragis" tersebut melalui panggilan telepon, tetapi tidak mengatakan pertahanan udara Russia menembak pesawat tersebut.
Moskow sebelumnya mengatakan bahwa Grozny, tempat pesawat itu seharusnya mendarat, diserang oleh pesawat tak berawak Ukraina hari itu.
Sementara itu, Baku mengatakan Aliyev "menekankan" kepada Putin bahwa rencana tersebut terganggu oleh campur tangan luar terhadap Russia.
Dan di jalan-jalan Baku, beberapa warga yang diwawancarai AFP mengatakan mereka mengharapkan permintaan maaf resmi dari sekutu mereka, Russia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Moskow mengatakan Putin telah memberi tahu Aliyev bahwa pesawat itu telah mencoba mendarat di Grozny "beberapa kali".
"Selama waktu ini, Grozny, (kota) Mozdok dan Vladikavkaz diserang oleh pesawat tempur Ukraina dan pertahanan udara Russia menangkis serangan ini," kata Putin, menurut transkrip Kremlin.
Ditambahkannya, "Vladimir Putin telah menyampaikan permohonan maafnya bahwa insiden tragis itu terjadi di wilayah udara Russia dan sekali lagi menyampaikan belasungkawa yang dalam dan tulus kepada keluarga korban tewas, serta mendoakan agar mereka yang terdampak segera pulih."
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan dari kantor Aliyev melalui panggilan telepon tersebut tampaknya menunjukkan tidak ada keraguan bahwa pesawat itu ditembak jatuh di wilayah Russia.
"Presiden Ilham Aliyev menekankan bahwa pesawat penumpang Azerbaijan Airlines mengalami gangguan fisik dan teknis eksternal saat berada di wilayah udara Russia, yang mengakibatkan hilangnya kendali sepenuhnya," kata kepresidenan Baku.
Ditambahkannya, Aliyev "menyoroti banyaknya lubang di badan pesawat, cedera yang dialami penumpang dan awak akibat partikel asing yang menembus kabin di tengah penerbangan, dan kesaksian dari pramugari dan penumpang yang selamat mengonfirmasi bukti adanya gangguan fisik dan teknis eksternal."
Para korban selamat menuturkan kepada media mereka mendengar "ledakan" saat pesawat mencoba mendarat.
Kantor Aliyev mengatakan Baku menginginkan penyelidikan "untuk memastikan mereka yang bertanggung jawab dimintai pertanggungjawaban."
Pengingat Insiden MH17
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!