TNI AD Latihan Perang Senjata Berat Pemusnah Pesawat di Aceh
Rabu, 25 Des 2024, 13:00 WIBBANDA ACEH - Satuan Batalyon Arhanud (Yon Arhanud) 5/Cigra Satria Buana Yudha (CSBY) melakukan latihan pertempuran menembak senjata berat pemusnah pesawat di Gampong Kuala Cangkoi, Kecamatan Lapang, Kabupaten Aceh Utara.
âIni merupakan latihan puncak senjata berat Arhanud sendiri, sasaran ditembak prajurit semuanya kena dan tepat, ini menunjukkan prajurit Arhanud betul-betul terlatih dan profesional menguasai berbagai medan,â kata Pangdam Iskandar Muda, Mayjen TNI Niko Fahrizal dalam keterangannya yang diterima di Banda Aceh, Rabu.
Didampingi Danrem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran, selain menyaksikan latihan prajurit, Pangdam IM juga ikut mencoba uji menembak senjata berat (Latbakjatrat).
âSaya sudah mencoba juga tadi. Ternyata prajurit Arhanud sangat luar biasa dan saya bangga. Mereka mampu mencocokkan mata dengan alat bidik kiri-kanan, amunisi dan mampu menembak benda bergerak,â ujarnya.
Dalam kesempatan ini, Mayjen TNI Niko berpesan kepada prajurit agar terus berlatih secara rutin, sehingga benar-benar menyatu dengan alat atau alutsista prajurit TNI AD yang menjadi salah satu pertahanan udara Indonesia.
âKita ketahui alat tempur musuh pasti akan lebih takut kepada meriam seperti ini,â katanya.
Dalam kesempatan ini, dirinya juga menyampaikan kepada masyarakat bahwa kegiatan latihan ini juga sebagai salah satu pertanggungjawaban TNI terhadap pajak yang dibayarkan melalui pemerintah.
âApa yang diserahkan kepada TNI. Kita tunjukkan kepada masyarakat jika kita memiliki prajurit profesional,â kata Niko.
Sementara itu, Komandan Batalyon Arhanud 5/CSBY, Letkol Arh Jamal Dani Arifin, menyebutkan latihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan prajurit serta mengadaptasikan ancaman, serta perubahan doktrin dengan prinsip zero accident.
âLatihan ini memakai tiga pucuk meriam kaliber 57mm/AA Gun, jarak tembak dekat satu kilometer dan jarak jauh tiga kilometer, serta sasaran udara dengan meletuskan amunisi tepat ke sasaran musuh,â katanya.
Teknis pelaksanaannya, kata Jamal, prajurit menembak jarak dekat satu kilometer dan jarak jauh 1,5 kilometer serta sasaran udara.
âEfektivitas senjata alat berat itu sendiri berjarak datar maksimal 12 kilometer dan jarak tembak efektif enam kilometer,â ujarnya.
Sebagai informasi, disamping kegiatan latihan menembak tersebut, TNI juga melaksanakan kegiatan bakti sosial berupa pemberian bantuan sembako kepada masyarakat di sekitar lokasi latihan.
- Latihan Tempur
- TNI AD
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pengamanan pasukan antiteror TNI AD
-
Latihan tempur pertahanan udara
-
Verstappen Lebih Pilih Uji GT3 di Spa daripada Karpet Merah Hollywood
-
Pendaki Asal Malaysia Alami Kecelakaan di Gunung Rinjani
-
Penembakan Massal di Pantai Bondi Australia Tewaskan Sejumlah Orang
-
Orang Semakin Tidak Berperikemanusiaan, Mendekati Hewani, Bocah Empat Tahun Dibakar
-
Pemain Muda Bayern Muenchen Lennart Karl Jadi Sorotan, Ini Karir dan Catatan Performanya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.