Verstappen Lebih Pilih Uji GT3 di Spa daripada Karpet Merah Hollywood

Kamis, 19 Jun 2025, 09:15 WIB

SIRKUIT SPA-FRANCORCHAMPS – Ketika mayoritas awak Formula 1 bergegas dari Montreal menuju New York untuk menghadiri gala perdana film F1 garapan Hollywood, Max Verstappen justru mengambil arah sebaliknya. Alih-alih tampil di karpet merah bersama Brad Pitt dan bintang-bintang papan atas, juara dunia empat kali itu memilih kembali ke lintasan, namun bukan dengan mobil F1.

Verstappen mendarat di Bandara Flamierge, Belgia, pada Senin malam, lokasi yang tak jauh dari sirkuit legendaris Spa-Francorchamps. Keesokan paginya, ia sudah berada di balik kemudi Aston Martin Vantage GT3 milik tim pribadinya, Verstappen.com Racing. Uji coba tersebut diyakini sebagai bagian dari persiapan menghadapi ajang 24 Hours of Spa yang bergengsi.

Ket. Foto: Max Verstappen — Sumber: AFP

Bukan kali ini saja Verstappen absen dari agenda promosi film Formula 1. Sebelumnya, ia juga melewatkan pemutaran perdana tertutup di Monako. Meski demikian, ia tetap menyuarakan harapan positif soal film tersebut.

“Saya sungguh berharap film ini sukses dan berdampak positif bagi Formula 1," ujar Verstappen usai GP Kanada. “Tapi jangan paksa saya datang ke acara seperti itu. Saya lebih suka menentukan sendiri ke mana saya harus pergi.”

Meskipun absen secara fisik, nama Verstappen tetap menjadi topik hangat di acara premiere di New York. Salah satu perbincangan yang mencuat adalah protes resmi Red Bull terkait cara George Russell mengemudi di belakang safety car pada GP Kanada — yang oleh sebagian pihak dinilai bisa menjebak Verstappen untuk terkena sanksi larangan balapan.

Bos Mercedes Toto Wolff menanggapi tuduhan itu dengan nada sinis.

"Itu protes yang konyol dan kekanak-kanakan," ucap Wolff. "Saya yakin 100 persen Max tidak berada di baliknya. Dia bukan tipe orang yang mempersoalkan hal sepele seperti itu."

Russell, yang hadir di New York, sepakat. "Saya rasa Max bahkan tidak tahu soal protes itu," katanya.

Insiden ini kembali menghidupkan spekulasi soal masa depan kursi Mercedes untuk musim 2026. Dengan kemungkinan Verstappen hengkang dari Red Bull, posisi Russell bisa jadi ikut terancam. Namun, Wolff menenangkan situasi dengan menyatakan bahwa kontrak Russell akan diurus pada waktunya.

"Kami sedang menjalani rangkaian balapan yang padat, jadi belum sempat menyelesaikannya," jelas Wolff.

"George sudah bersama kami sejak umur 16 tahun. Entah dia menang atau tidak, performanya tidak akan memengaruhi keputusan kami. Kami tahu betul kapasitasnya."

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.