IHSG Terkoreksi 4,65 Persen Sepekan Ini
Sabtu, 21 Des 2024, 08:15 WIBJAKARTA - Fokus pasar sepekan ini tertuju pada keÂbijakan moneter di Amerika Serikat (AS).
Investor terus memantau perkemÂbangan data ekonomi AS jelang rapat bank sentral The Fed. Alhasil, kepuÂtusan The Fed di luar ekspektasi pasar karena memberikan sinyalemen hawkÂish terkait suku bunga acuan (FFR).
Bank sentral tahun depan diperkirakan hanya memangÂkas FFR sekitar total 50 basis poin (bps) dari ekspektasi seÂmula total sebanyal 100 bps. Sinyal tersebut sangat memuÂkul pasar keuangan global, termasuk Indonesia.
Sepanjang 16-20 Desember 2024, IHSG terkoreksi 340,93 poin atau 4,65 persen. Bahkan, tren negatif tersebut berÂlangsung pekan depan, mengingat masa perdagangan penÂdek karena libur Natal.
Seperti diketahui, IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), JumÂat (20/12) sore, ditutup menguat 6,62 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.983,86. âBursa regional Asia cenderung bergerak mixed (variatif), di mana pasar merespons data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang memberikan indikasi perbaikÂan, yang dilatarbelakangi oleh data pertumbuhan ekonomi (GDP annualized qoq) yang naik dari sebelumnya 2,8 perÂsen menjadi 3,1 persen,â sebut Tim Riset Pilarmas InvestinÂdo Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Menpar Puji Bukittinggi dan Jam Gadang, Siap Dorong Wisata ke Kancah Internasional
-
Kemenperin Bangun Ekosistem Industri Fesyen Nasional Berbasis Potensi Daerah
-
Thunder dan 76ers Belum Terkalahkan
-
Terlibat Sindikat Penipuan Online, 10 Warga Korea Selatan Ditangkap di Kamboja
-
Whoosh Ngebut Lagi, 62 Perjalanan Siap Layani Penumpang
-
Liga Champions: Gol Penalti Yamal Selamatkan Barcelona dari Kekalahan di Kandang Newcastle
-
IHSG Hari Ini Terkapar Usai Reli, Investor Ramai-ramai Kunci Cuan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.