Kejar Pertumbuhan 8 Persen, Ini Besaran Investasi yang Dibutuhkan
Kamis, 19 Des 2024, 14:33 WIBJAKARTA â Staf Ahli Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bidang Sinergi Ekonomi dan Pembiayaan Siliwanti menyatakan total kebutuhan investasi selama lima tahun ke depan (2025-2029) sebesar Rp47.587,3 triliun.
âRata-rata sekitar Rp9.517,5 triliun per tahun,â ujarnya di Jakarta, Rabu (19/12).
Investasi ini akan bersumber dari tiga kelompok utama, yakni pemerintah, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dan swasta/ masyarakat.
Dalam paparannya, dinyatakan bahwa investasi efisien dan transformatif menjadi salah satu kunci mendorong perekonomian pada 2025-2029.
Berdasarkan komposisi pembelian, investasi dari swasta/ masyarakat menjadi kontributor terbesar.
âIni yang kita harapkan adalah sekitar 86,7 persen atau sekitar Rp41.277 triliun,â ungkap Siliwanti.
Adapun investasi pemerintah sekitar 6,9 persen atau sekitar Rp3.282,7 triliun. Sementara besaran persentase untuk investasi BUMN 6,4 persen atau Rp3.027,7 triliun.
âHal ini menggarisbawahi bahwa peran penting sektor swasta/ masyarakat dalam mendukung perekonomian nasional ke depan,â kata dia.
Seperti diketahui, pertumbuhan ekonomi ditargetkan mencapai 8 persen selama lima tahun ke depan.
Beberapa prasyarat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen yaitu meningkatkan Penanaman Modal Asing (PMA) per Produk Domestik Bruto (PDB) 2 persen, share industri per PDB tahun 2029 meningkat hingga 21,9 persen, ekspor barang 400 miliar dolar Amerika Serikat (AS), lalu pangsa pasar rantai pasok global/ global value chain 1,4 persen.
Kemudian juga meningkatkan pendapatan negara per PDB tahun 2029 mencapai 18 persen, belanja negara per PDB 20 persen, produksi pangan meningkat 20 juta ton Gabah Kering Giling (GKG), proporsi kontribusi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) 45,6 persen, dan rasio PDB Pariwisata 5 persen dengan devisa 39,44 miliar dolar AS.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Ketua Harian Dekranas: Perlindungan Anak di Era Digital Tak Cukup Hanya Andalkan Orang Tua
-
Waspada! CS Palsu Orderkuota Muncul di Google dan AI Overview, Pengguna Diminta Jangan Berikan OTP
-
Menlu Sugiono dan Ketua MPR RI Ahmad Muzani akan Hadiri Pemakaman Ayatulah Ali Khamenei
-
Tiga Desainer Tampilkan Quiet Defiance di JF3 Fashion Festival 2026
-
Kebakaran KMP Putri Yasmin di Selat Lombok, Tim Gabungan Lakukan Evakuasi
-
Ketidakpastian Membuat Dunia Usaha Sulit Lakukan Ekspansi
-
Gol Injury Time Gabriel Martinelli Antar Brasil Singkirkan Jepang dan Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.