Letusan Anak Krakatau Masih Ganggu Penerbangan, KAI Daop 8 Kembali Tambah Kereta Eksekutif dan Ekonomi New Generation untuk Perjalanan Surabaya-Jakarta

Senin, 07 Sep 2026, 11:57 WIB

SURABAYA – Erupsi Gunung Anak Krakatau yang mengganggu operasional sejumlah bandara mendorong PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menambah kapasitas perjalanan kereta api dari Surabaya menuju Jakarta.

KAI Daop 8 Surabaya menyiapkan satu perjalanan tambahan KA relasi Surabaya Pasarturi–Gambir pada Senin (7/9). Kereta tersebut berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 14.10 WIB menuju Stasiun Gambir, Jakarta.

Ket. Foto: Selain menambah perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan kapasitas KA Anggrek keberangkatan malam pukul 21.15 WIB. Jumlah rangkaian kereta eksekutif ditambah dari semula delapan menjadi sembilan kereta, sehingga kapasitasnya meningkat menjadi 450 tempat duduk. — Sumber: Istimewa

KA tambahan itu terdiri atas tiga kereta kelas eksekutif dan enam kereta kelas ekonomi New Generation dengan total kapasitas 582 tempat duduk.

Selain menambah perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya juga meningkatkan kapasitas KA Anggrek keberangkatan malam pukul 21.15 WIB. Jumlah rangkaian kereta eksekutif ditambah dari semula delapan menjadi sembilan kereta, sehingga kapasitasnya meningkat menjadi 450 tempat duduk.

Penambahan perjalanan dan kapasitas tersebut dilakukan KAI untuk mengakomodasi kebutuhan masyarakat yang membutuhkan alternatif perjalanan menuju Jakarta di tengah gangguan transportasi udara akibat dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan KAI menyiapkan layanan kereta api sebagai salah satu alternatif transportasi masyarakat dalam kondisi tersebut.

“KAI Daop 8 Surabaya terus berupaya menghadirkan layanan perjalanan kereta api yang aman, nyaman, dan dapat menjadi pilihan masyarakat. Penambahan KA Tambahan Surabaya Pasarturi–Gambir ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan menuju Jakarta,” ujar Mahendro.

Kebutuhan perjalanan menggunakan kereta api juga terlihat dari tingginya volume pelanggan di wilayah Daop 8 Surabaya. Pada Minggu (6/9), tercatat 40.723 pelanggan naik dan turun menggunakan layanan kereta api.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 8 persen dibandingkan Minggu (30/8), yang mencatat 37.657 pelanggan naik dan turun.

Sementara pada Senin (7/9) hingga pukul 08.30 WIB, jumlah pelanggan yang tercatat mencapai 39.312 orang, terdiri atas 17.029 pelanggan naik dan 22.283 pelanggan turun.

KAI Daop 8 Surabaya juga memantau kondisi operasional perjalanan kereta api dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perjalanan tetap berlangsung dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan.

Masyarakat yang akan bepergian menggunakan kereta api dapat memantau informasi perjalanan dan melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun kanal penjualan tiket resmi lainnya.

“Kami mengimbau pelanggan untuk tetap mengikuti informasi resmi dari KAI terkait perkembangan perjalanan kereta api. KAI akan terus memberikan pelayanan terbaik dan melakukan penyesuaian operasional apabila diperlukan, dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” kata Mahendro.

  • Erupsi Anak Krakatau

Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.