Pep Tak Punya Solusi Atasi Keterpurukan City

Selasa, 17 Des 2024, 07:16 WIB

MANCHESTER - Manchester United membungkam tuan rumah Manchester City 2-1 dalam derby Manchester di Stadion Etihad, Manchester, Minggu (15/12) dini hari WIB. City unggul lebih dahulu melalui sundulan Josko Gvar­diol. Namun MU bangkit lewat gol penalti Bruno Fernandes dan Amad Diallo.

City hanya sekali menang dalam 11 pertandingan ter­akhir dalam berbagai kompetisi. Kemenangan terakhir atas Nottingham Forest 3-0 pada 5 Desember lalu. Meski menang MU masih terseok-seok di peringkat 13 klasemen Liga Inggris dengan 22 poin dari 16 pertandingan. Sedangkan City tertahan di posisi kelima de­ngan 27 poin.

Ket. Foto: MU bungkam City I Striker Manchester United, Rasmus Hojlund berebut bola dengan bek Manchester City, Ruben Dias saat pertandingan Liga Inggris antara Manchester City melawan Manchester United di Stadion Etihad, Manchester, Inggris, Minggu (15/12). — Sumber: Paul ELLIS / AFP

Hebatnya, dalam laga ini, Manchester United mampu mencetak dua gol di menit-menit akhir. Ini memperparah tekanan terhadap pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Hasil laga lain yang berlangsung Senin (16/12) dini hari WIB, Chelsea kini hanya terpaut dua poin dari pemuncak klasemen Liga Inggris, Liverpool.

Di tengah drama besar Liga Inggris, dua pelatih dipecat. Mereka adalah Gary O’Neil dari Wolves dan Russell Martin dari Southampton. Tim asuhan mereka beperforma buruk. Dalam laga di Etihad Stadium, bek City Josko Gvardiol sebenarnya membawa tuan rumah unggul lebih dulu. Bruno Fernandes menyamakan lewat penalti menit 88. Kemudian, muncul gol Amad Diallo dua menit kemudian. MU unggul 2-1.

Sebagai juara bertahan yang telah mendominasi sepak bola Inggris selama satu dekade terakhir, City kini hanya memenangkan satu dari 11 pertandingan terakhir di semua kompetisi. Guardiola tampak putus asa mencari solusi. “Saya tidak punya jawaban. Saya pelatih dan manajer,” katanya. Dia mengaku seharusnya menemukan solusi, tapi gagal.

Dalam laga tersebut, City kehilangan banyak pemain akibat cedera sempat berada di jalur kemenangan hingga akhirnya membuat kesalahan fatal. Matheus Nunes memberikan umpan balik yang ceroboh. Bola dipotong oleh Diallo, kemudian melanggar winger MU itu di area penalti.

Fernandes dengan tenang mengeksekusi penalti untuk menyamakan ke­dudukan. Tak lama berselang, Diallo memanfaatkan umpan pan­jang ­sederhana yang memecah pertahanan City. Dia lalu mencetak gol ­kemenangan dengan ­penyelesaian apik.

Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pelatih baru MU, Ruben Amorim, yang hanya meraih satu kemenangan dalam empat laga Liga Inggris.

“Saya rasa kemenangan ini memiliki makna mendalam bagi para pendukung, terutama dalam situasi seperti sekarang,” jelas Amorim. MU mengalami momen sulit pekan lalu melawan Nottingham Fo­rest. Kali ini lebih bahagia, tetapi ini hanyalah tiga poin. MU harus terus melangkah. Amorim baru pertama kali merasakan atmosfer derby Manchester.

Di Stamford Bridge, Chelsea asuhan Enzo Maresca meraih kemenangan 2-1 atas Brentford. Kemenangan itu membawa The Blues semakin dekat ke puncak klasemen dengan hanya terpaut dua poin dari Liverpool yang memiliki 36 poin. Kemenangan ini menjadi yang kelima secara beruntun. Chelsea, kini semakin terlihat sebagai penantang utama Liverpool di saat Arsenal dan City terus tergelincir.

Barca Kalah

Sementara itu, pemuncak klasemen La Liga, Barcelona, menelan kekalahan mengejutkan 1-0 dari Leganes. Ini membuat persaingan gelar juara semakin ketat. Atletico Madrid berhasil menyamai poin Barcelona setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Getafe. Ini memperpanjang catatan kemenangan menjadi 11 laga beruntun di semua kompetisi.

Leganes mencetak gol cepat lewat sundulan Sergio Gonzalez di menit keempat. Dia memanfaatkan sepak pojok. Meski Barcelona menciptakan banyak peluang, gagal menyamakan kedudukan. Penurunan performa ini semakin terasa bagi Barcelona. Setelah awal musim yang cemerlang, dia kini hanya menang satu kali dari enam pertandingan terakhir liga, dengan tiga kali kalah.

Saat ini, Barcelona hanya unggul satu poin dari Real Madrid di posisi ketiga. Madrid bermain imbang melawan Rayo Vallecano. Namun, Bar­ca sudah memainkan satu laga lebih banyak. Kekalahan tersebut menjadi kemenangan tandang pertama Leganes melawan Barcelona, sekaligus pukul­an telak bagi Blaugrana, yang akhir pekan depan akan menghadapi Atletico Madrid dalam laga terakhir mereka tahun ini. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.