Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini yang Dilakukan Jakut untuk Percepat Penanganan Banjir Rob

📅 Selasa, 17 Des 2024, 00:11 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini yang Dilakukan Jakut untuk Percepat Penanganan Banjir Rob Doc: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi
Ket. Seorang wanita menggendong bayi menerobos jalan yang direndam banjir rob atau banjir pesisir di kawasan Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin (16/12/2024).

Jakarta - Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Utara terus berupaya mempercepat banjir rob atau banjir pesisir yang merendam permukiman warga di kawasan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, pada Senin.

"Ada beberapa upaya yang dilakukan oleh Sudin SDA untuk mempercepat turunnya air, khususnya yang terdampak paling parah di Jalan Dermaga Ujung Muara Angke," kata Kepala Seksi Pemeliharaan Drainase Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudin SDA) Jakarta Utara, Yudo Widiatmoko di Jakarta, Senin.

Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara terus berupaya sebaik-baiknya melakukan upaya mitigasi terkait dengan naiknya air laut ke daratan atau banjir rob.

Ia menyebutkan, ada tiga hal yang dilaksanakan untuk mempercepat banjir rob segera surut. Pertama, mengoptimalkan kinerja pompa-pompa statis yang ada.

Kedua, menyiagakan satgas atau pasukan biru dan ketiga serta menurunkan pompa-pompa bergerak (mobile) di lokasi terjadinya genangan.

Untuk menghindari semakin banyaknya air yang masuk, SDA Jakarta Utara melakukan penutupan tali tali air yang terpengaruh dengan rob. Salah satunya dengan melakukan peninggian parafet di sekitar lokasi terdampak.

Suku Dinas SDA Jakarta Utara juga melakukan pembuatan saluran-saluran baru yang bertujuan agar aliran air dapat mengalir lebih optimal.

"Selain menambah pompa-pompa mobile, upaya penanganan tercepat dan jangka pendek menurunkan air dengan membuat 'crossing' saluran, tujuannya supaya air dapat lebih cepat mengalir dari lokasi Rob," kata dia.

Wakil Camat Penjaringan, Dwi Panji Forkiantoro mengatakan, ada enam RW terdampak rob di Kecamatan Penjaringan. "Lokasi terdampak yang dapat dikatakan terparah ada enam RW, yakni RW 01, 02, 11, 20, 21, dan RW 22 Kelurahan Pluit" katanya.

Meskipun tempat tinggal mereka terendam air, kebanyakan warga lebih memilih tinggal di rumah saudara atau tetangganya yang tidak terendam genangan rob.

"Kami tetap menyediakan posko yang berada di kelurahan. Dipilihnya lokasi tersebut karena area tersebut paling tinggi dan akses mudah dijangkau," kata dia.

Pihaknya juga bekerjasama dengan Puskesmas kelurahan untuk memberikan bantuan kesehatan.

"Setiap harinya warga juga diberikan makanan siap saji sebanyak 700 kotak. Sehari kami siapkan tiga kali, makan pagi, siang dan malam," kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan dua RT dan satu ruas jalan masih terendam banjir rob atau banjir pesisir pada Senin malam.

"Info terkini hingga pukul 20.00 WIB dua RT di Kelurahan Pluit terendam banjir dengan ketinggian dari 15 centimeter hingga 35 centimeter," kata Kepala BPBD DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Senin.

Ia mengatakan satu ruas jalan yang masih terendam adalah Jalan Hiu Kelurahan Penjaringan Penjaringan, Jakarta Utara, dengan ketinggian air 15 centimeter.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Belajar merangkai kain batik di Semarang

55 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Rona
Nekat Bolos Wamil, Mino WIN...
Daerah
DPRD DKI: Digitalisasi Park...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.