Posko Darurat Bencana di Arek Lancor

Senin, 16 Des 2024, 22:45 WIB

Pamekasan - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, mendirikan posko siaga darurat bencana di area Monumen Arek Lancor sebagai upaya untuk memberikan pelayanan cepat jika terjadi bencana alam.

"Posko siaga darurat bencana ini hingga empat bulan ke depan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pemkab Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi saat meninjau posko itu, Senin malam.

Ket. Foto: — Sumber: Antara

Ia menjelaskan posko yang didirikan di pusat kota itu sebagai pusat komando, pusat koordinasi lintas daerah dari semua kecamatan se-Kabupaten Pamekasan.

Selain personel dari BPBD Pemkab Pamekasan, sejumlah instansi lain dan tim relawan juga bergabung di posko ini, antara lain dari Forum Relawan Penanggulangan Bencana (FRPB) Pamekasan, pramuka, Palang Merah Remaja (PMR), Palang Merah Indonesia (PMI), petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub), polisi, TNI, dan tim kesehatan dari Dinas Kesehatan Pemkab Pamekasan.

"Berbagai jenis peralatan yang mendukung kinerja petugas penanggulangan bencana telah kami siapkan, antara lain perahu karet, mesin pemotong kayu, alat pelindung diri, dan mobil ambulans," katanya.

Ia mengatakan posko darurat tersebut akan dijaga selama 24 secara bergantian.

Untuk memudahkan koordinasi bagi masyarakat umum, pihaknya juga menyediakan saluran informasi melalui nomor WhatsApp (WA) yakni di nomor 081288006247 dan 087819990247.

"Tujuannya untuk memudahkan masyarakat menginformasikan kepada kami, apabila terjadi bencana, sehingga kami bisa bergerak cepat menuju lokasi kejadian," katanya.

Berdasarkan hasil kajian risiko bencana, lanjut dia, Kabupaten Pamekasan memiliki beberapa potensi bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, dan angin puting beliung.

Kecamatan yang masuk daerah rawan banjir meliputi Kecamatan Pamekasan, Palengaan, Pegentenan, dan Kecamatan Pademawu. Sedangkan rawan angin puting beliung dan angin kencang antara lain di Kecamatan Proppo, Galis dan Kecamatan Larangan.

Sementara daerah yang rawan terjadi bencana tanah longsor adalah Kecamatan Kadur, Pakong, Pasean, dan Batumarmar.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Ones

Berita Terbaru

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

Kampung Adat Sade Terbakar, Kemenpar Siapkan Dapur Umum dan Pemulihan Wisata

Karhutla Kalimantan Makin Mengkhawatirkan, BNPB Perkuat Operasi Modifikasi Cuaca dan Armada Pemadaman

Karhutla Makin Mengancam, Kemenhub Fasilitasi Pesawat Asing untuk Perkuat Penanganan

Aturan Baru Florida Bikin Geger! Ngebut Ditilang, Berkendara Lambat Juga Kena

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.