Keren Inovasi Ini, Peneliti Jepang Menguji Obat Penumbuh Gigi

Sabtu, 14 Des 2024, 01:00 WIB

TOKYO – Seorang dokter gigi Jepang yang menguji obat baru, pada hari Jumat (13/12), mengatakan orang-orang mungkin dapat menumbuhkan kembali gigi yang telah tanggal, menawarkan alternatif pengganti gigi palsu dan implan.

Dikutip dari Channel News Asia, tidak seperti reptil dan ikan, yang biasanya mengganti taringnya secara teratur, manusia dan sebagian besar mamalia lainnya hanya menumbuhkan dua set gigi.

Ket. Foto: Seorang dokter gigi memegang model gigi di Seattle. — Sumber: istimewa

Namun, menurut kepala bedah mulut di Rumah Sakit Kitano, Institut Penelitian Medis di Osaka, Katsu Takahashi, di balik gusi kita terdapat tunas-tunas yang tidak aktif dari generasi ketiga.

Timnya meluncurkan uji klinis di Rumah Sakit Universitas Kyoto pada bulan Oktober, memberikan obat uji coba kepada subjek uji dewasa yang mereka katakan memiliki potensi untuk memicu pertumbuhan gigi tersembunyi ini. "Ini adalah teknologi yang benar-benar baru bagi dunia," kata Takahashi.

Perawatan prostetik yang digunakan untuk gigi yang hilang akibat pembusukan, penyakit atau cedera sering kali dianggap mahal dan invasif. "Jadi mengembalikan gigi asli pasti memiliki kelebihannya," kata Takahashi, peneliti utama proyek tersebut.

Pengujian pada tikus dan musang menunjukkan memblokir protein yang disebut USAG-1 dapat membangunkan set ketiga, dan para peneliti telah menerbitkan foto laboratorium gigi hewan yang tumbuh kembali.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan tahun lalu, tim tersebut mengatakan pengobatan antibodi pada tikus efektif untuk regenerasi gigi dan dapat menjadi terobosan dalam mengobati anomali gigi pada manusia.

Untuk saat ini, dokter gigi memprioritaskan kebutuhan "mengerikan" pasien dengan enam atau lebih gigi permanen yang hilang sejak lahir.

Kesulitan Mengunyah

Takahashi mengatakan kondisi keturunan tersebut dikatakan memengaruhi sekitar 0,1 persen orang, yang dapat mengalami kesulitan parah dalam mengunyah, dan di Jepang sering kali menghabiskan sebagian besar masa remaja mereka dengan mengenakan masker wajah untuk menyembunyikan celah lebar di mulut mereka.

"Obat ini bisa menjadi pengubah permainan bagi mereka," tambahnya.

Oleh karena itu, obat ini ditujukan terutama untuk anak-anak dan para peneliti ingin membuatnya tersedia paling cepat pada tahun 2030.

Pakar kedokteran gigi di Universitas Queen Mary London, Angray Kang, hanya mengetahui satu tim lain yang mengejar tujuan serupa yaitu menggunakan antibodi untuk menumbuhkan kembali atau memperbaiki gigi.

"Saya katakan bahwa kelompok Takahashi adalah yang terdepan," kata pakar imunoteknologi, yang tidak terkait dengan penelitian Jepang itu.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.