Tak Usah Khawatir dengan Trump, Pakar Ekonomi Ini Optimistis RI Bisa Ambil Keuntungan dari Perang Dagang

Kamis, 12 Des 2024, 10:34 WIB

JAKARTA- Donald Trump diperkirakan akan kembali menerapkan kebijakan proteksionisme ekstrim setelah ia dilantik sebagai Presiden AS pada Januari tahun depan. Trump misalnya sudah keluarkan pernyataan bakal menaikan tarif impor tinggi untuk produk dari China, Kanada dan Meksiko.

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko pada Koran Jakarta, Kamis (12/12) mengatakan, AS biasanya tidak menerapkan kebijakan ketat dengan negara yang buat mereka menguntungkan.

Ket. Foto: Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko, mengatakan di tengah perang dagang, RI bisa meningkatkan kerja sama di bidang hilirisasi dengan AS hingga baterai untuk kendaaran listrik apalagi RI punya cadangan nikel yang melimpah — Sumber: istimewa

Dengan RI papar dia, potensi meningkatkan kerja sama cukup besar, mengingat AS merupakan salah satu mitra dagang terbesar. Dalam konteks hilirisasi, kerja sama yang dapat ditingkatkan adalah peningkatan investasi AS di Indonesia yang hasilnya produk setengah jadi yang bisa diekspor ke AS sebagai input industri mereka. 

"Kerja sama pengembangan baterai mobil juga bisa dilakukan dalam era mobil listrik saat ini. Ini bertujuan mengurangi ketergantungan terhadap Tiongkok,"ucap Suhartoko yang juga sebaga peneliti pada Institute for Financial and Economic Studies (IFES).

RI terangnya bisa mengambil keuntungan dari perang dagang (trade war) AS-Tiongkok. "Dengan kondisi saat ini, saya kira RI bisa mempunyai bargaining position yang kuat, punya cadangan nikel yang melimpah,"ucapnya 

Di sisi lain juga kebutuhan Tiongkok akan baterai sangat besar yang tidak mungkin dicukupi sendiri. RI bisa memanfaatkan momentum itu.

Landasan pemikiran Suhartoko juga dengan melihat kunjungan Presiden Prabowo ke AS beberapa waktu lalu. Kendatipun masih dijabat oleh Joe Biden tetapi dia melihat hubungan baik dengan Trump juga terbaca dari perbincangan Prabowo dengan Trump melalui telephone setelah Trump kembali terpilih sebagai Presiden AS menggantikan Joe Biden.

Sehari sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan kewaspadaan pemerintah terhadap dampak kebijakan ekonomi dan politik Amerika Serikat (AS) setelah terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS. 

Dalam konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2024, Sri Mulyani menjelaskan bahwa arah kebijakan Trump kemungkinan besar akan lebih akseleratif dibandingkan masa jabatan sebelumnya, dengan implikasi signifikan terhadap ekonomi global, termasuk Indonesia.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

Ratusan Rumah Adat Sade Ludes Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus Pulihkan Korban

Korea Utara Tuding Rencana Perluasan Anggaran Pertahanan Jepang Sebagai 'Persiapan Perang'

Brentford Kalahkan Tottenham Hotspur dengan Skor Telak 3-0

Pemprov NTT Percepat Perbaikan Infrastruktur Terdampak Gempa M7,7

Pemerintah Kota Batam Siapkan Subpenyalur BBM Nelayan di Pulau Rempang

Permudah Akses BBM Subsidi, Pemkot Batam Siap Bangun SPBU untuk Nelayan di Pulau Rempang

Harga Daging Ayam Ras di Dua Kabupaten di Riau di Atas Rp40.000/Kg

Film "The Odyssey" Laris di Korea Selatan, Lampaui 6 Juta Penonton

Balas Trump, Iran Peringatkan Negara yang Gabung dengan Sanksi AS Dianggap 'Musuh'

BMKG Prakirakan Sebagian Besar Wilayah RI Diprakirakan Cerah Berawan pada Minggu

Shopee Gandakan Donasi, Perkuat Gotong Royong Digital untuk Pemulihan Paska Gempa NTT

PT KAI Menilai Sejumlah Kegiatan di Purwokerto Tingkatkan Mobilitas Masyarakat

Lampaui Target Nasional, Banten Jadi Contoh CKG-TBC

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.