Jenazah Nelayan Hilang di Pesisir Selatan, Ditemukan Tim SAR

Rabu, 11 Des 2024, 17:56 WIB

PAINAN - Unit Siaga SAR Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menemukan satu orang lagi nelayan yang hilang ditelan ombak di perairan Muaro Kandis, Nagari Punggasan Utara, Kecamatan Linggo Sari Baganti.

Koordinator Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, Anggi Prayoga di Painan, Rabu mengatakan satu orang tersebut, Keri (42), ditemukan dalam keadaan meninggal pada Rabu (11/12) pukul 14.10 WIB.

Ket. Foto: Tim SAR bersama tim gabungan berhasil menemukan nelayan yang hilang karena cuaca buruk di Pesisir Selatan. Nelayan tersebut ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. — Sumber: (ANTARA/HO-BPBD Pessel)

Ia mengatakan pihaknya menemukan korban sekitar 4 mil dari lokasi korban dinyatakan hilang ditelan ombak.

“Ditemukan pukul 14.10 WIB, tetapi jenazah baru tiba di tepi pantai satu jam kemudian karena evakuasi korban ke pinggir pantai terkendala angin kencang dan hujan,” ujarnya.

Karena kendala cuaca buruk itu, kata Anggi, tim SAR tidak membawa jenazah ke pantai Muaro Kandis karena akan memakan waktu lebih lama lagi. Agar evakuasi jenazah cepat dilakukan, pihaknya membawa jenazah ke pantai Sungai Uba di Inderapura karena tempat itu pantai terdekat dari tempat ditemukannya jenazah.

“Jenazah langsung dibawa keluarganya ke rumah duka. Kami sebenarnya ingin membawa jenazah ke rumah sakit untuk divisum, tetapi keluarga tidak mau,” ucapnya.

Sehari sebelumnya, pihaknya menemukan jenazah rekan Keri, yaitu Antan (49), 1,5 mil dari lokasi korban dinyatakan hilang. Antan juga ditemukan dalam keadaan meninggal.

Anggi menginformasikan bahwa pencarian dua nelayan yang hilang tersebut dimulai pada Senin (9/12) sekitar pukul 13.00. Pencarian tersebut dilakukan oleh 20 personil gabungan yang terdiri atas personil Unit Siaga SAR Kabupaten Pesisir Selatan, kepolisian, TNI, BPBD Pesisir Selatan. Ia menyebut bahwa nelayan lain juga ikut mencari korban sambil melaut.

“Pencarian korban terkendala angin kencang dan gelombang tinggi,” tuturnya.

Perihal hanyutnya kedua nelayan tersebut, Anggi menceritakan bahwa sebenarnya ada empat nelayan yang pergi melaut bersamaan dengan menggunakan perahu kecil atau biduk pada Senin (9/12).

Satu biduk isinya dua orang. Keempatnya diterjang gelombang dengan tinggi sekitar 1 hingga 1,5 meter akibat angin kencang. Masing-masing satu penumpang biduk tersebut hilang, sedangkan dua nelayan lainnya berenang ke tepi pantai dan selamat. Dua orang yang hanya tersebut bernama Antan dan Keri.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Defrisiswardi, mengatakan bahwa angin kencang dan hujan deras melanda Pesisir Selatan sejak 1 Desember. Angin tersebut sudah menumbangkan tujuh pohon di sejumlah kecamatan di Pesisir Selatan dan menewaskan satu orang warga karena dapurnya ditimpa pohon tumbang.* Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Opik

Berita Terbaru

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

Pemkab Lebak Bantu Pasarkan Produk UMKM Lewat Bazar

Dukung Penanganan Karhutla, Kemenhub Fasilitasi Penggunaan Pesawat Registrasi Asing

Kemenag Targetkan Keterlibatan 1.781.945 Peserta dalam Gema Selawat Sambut Maulid Nabi

Coba Lerai Perkelahian, Dua Polisi Dikeroyok Masa saat Karnaval di Blora

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.