• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Saluran Cerna Anak yang Se...

Saluran Cerna Anak yang Sehat Dapat Dikenali dari Feses

Senin, 09 Des 2024, 20:28 WIB

JAKARTA - Terdapat beberapa faktor-faktor penting untuk menjadikan anak tumbuh hebat memastikan anak mendapatkan nutrisi optimal, imunisasi lengkap, dan stimulasi tepat. Namun, tumbuh kembang anak juga tidak bisa optimal jika saluran cernanya terganggu.

Saluran cerna juga berperan penting untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang penting untuk tumbuh kembangnya. Para ahli kesehatan telah sepakat bahwa saluran cerna merupakan organ yang berperan paling penting dan berkembang pesat pada masa awal kehidupan.

Ket. Foto: Seorang anak sedang bermain roda bergerigi. Saluran cerna yang baik berperan penting untuk mencerna dan menyerap nutrisi yang penting untuk tumbuh kembang si kecil. — Sumber: ist

Menjaga kesehatan pada bagian organ tubuh ini dapat mendukung tumbuh kembang optimal dan kesehatan holistik si kecil serta sebagai fondasi utama kecerdasan anak. Oleh karena itu, orangtua perlu menjaga kesehatan saluran cerna si kecil dengan sebaik-baiknya.

“Ketika pencernaannya baik, maka anak akan ceria, semangat, lebih aktif dan berpikir kreatif (cerdas akal) dalam melakukan berbagai kegiatan yang menunjang perkembangannya sambil bermain bersama teman-teman (cerdas sosial),” kata Dokter Spesialis Anak, dr. Ria Yoanita, SpA., melalui keterangan tertulis pada hari Senin (9/12).

Ia menjelaskan, pada masa awal kehidupan merupakan golden period untuk perkembangan pencernaan. Nutrisi memiliki peran penting untuk mengoptimalkan saluran cerna, jadi pastikan si kecil mendapatkan nutrisi lengkap dan seimbang.

Salah satu nutrisi penting untuk mengoptimalkan dan menjaga kesehatan sistem pencernaan adalah prebiotik. Karbohidrat kompleks ini berperan sebagai makanan utama bagi ratusan triliun mikrobiota pada saluran cerna dari awal kehidupan si kecil dan menjaga jumlah bakteri baik dalam usus tetap seimbang.

“Si kecil perlu diberikan asupan prebiotik yang biasanya banyak terkandung dalam makanan sumber serat seperti buah-buahan, sayur-mayur, kacang-kacangan, serta beberapa jenis sayuran akar seperti umbi-umbian, atau bisa juga bersumber dari nutrisi lain, seperti susu pertumbuhan yang disuplementasi prebiotik untuk anak diatas satu tahun,” paparnya.

Dengan asupan nutrisi yang kaya serat prebiotik, kesehatan pencernaan si kecil dapat terjaga. Hal ini dapat mencegah timbulnya masalah gangguan pencernaan seperti konstipasi dan mendukung kebiasaan buang air besar secara teratur.

Lebih lanjut lagi, Ria menjelaskan, untuk mengetahui saluran cerna sehat bisa dilihat dari feses si kecil. Feses yang normal adalah tanda saluran cernanya sehat bisa dilihat dari warna, tekstur, dan frekuensi (dikeluarkan secara rutin).

“Warna feses normal biasanya antara kuning, hijau, atau kecoklatan. Tekstur feses yang normal adalah lunak, tidak keras dan tidak cair,” tegasnya.

Selain warna frekuensi feses atau BAB yang normal adalah 1-2 kali sehari bagi si kecil diatas 1 tahun. Agar lebih praktis bagi ibu, sekarang sudah ada alat skrining feses berbasis AI yang akurat, yang bisa membantu Ibu untuk memahami kondisi feses dan memonitor kesehatan pencernaannya.

Alat Deteksi Berbasis AI

Untuk mendukung Ibu-ibu dalam memonitor kesehatan pencernaan si kecil, Bebelac juga telah menghadirkan Bebejourney dengan ‘AI Poop Tracker,’ yaitu alat (tools) pertama di Indonesia berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI). Guna dari alat ini untuk mendeteksi dan memonitor kesehatan pencernaan anak secara mudah di mana saja dan kapan saja, hanya dengan foto feses melalui handphone.

Bebejourney dengan AI Poop Tracker dapat diakses secara gratis dan mudah melalui bebeclub.co.id/tools/bebe-journey. Dengan teknologi ini para ibu bisa mengecek feses si kecil kapan saja dan dari mana saja.

“Caranya dengan memfoto feses dengan perangkat ibu masing-masing, upload fotonya ke AI Poop Tracker, dan dalam 60 detik Ibu mendapatkan hasil dengan akurasi 95 persen dan rekomendasi dari ahli kesehatan saluran cerna anak, termasuk rekomendasi nutrisi dan kapan harus ke dokter jika feses-nya tidak normal,” kata Brand Manager Bebelac, Ceasyalya Tahara.

Ibu Risha, salah satu peserta ‘Bebelac Tummyversity Educational Experience to Japan’ menjelaskan bahwa setelah menghadiri program Bebelac Tummyversity, ia jadi banyak belajar tentang bagaimana kesehatan saluran cerna berperan penting pada emosional dan tumbuh kembang anak saya. Selain itu dapat memastikan kesehatan saluran cerna si kecil selalu terjaga agar perkembangannya, baik secara fisik, emosional, maupun sosial, akan optimal.

“Untuk itu saya juga rutin untuk mengecek kesehatan saluran cerna si kecil menggunakan AI Poop Tracker yang menurut saya sangat mudah untuk digunakan, dimanapun dan kapanpun tak terkecuali saat berpergian. Saya sebagai ibu merasa sangat terbantu,” ungkapnya.

Dia menambahkan, melalui berbagai inovasi dan inisiatif ini, Bebelac berharap dapat terus menemani dan mendukung para ibu di Indonesia dalam membesarkan anak hebat yang cerdas akal dan punya sosial emosional yang baik (cerdas sosial). Dengan memberi dukungan nutrisi terbaik, tools, services, dan pengetahuan seputar kesehatan pencernaan, serta pengalaman eksplorasi dan stimulasi kemampuan si kecil di periode emas masa pertumbuhannya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.