Harbolnas Harus Datangkan Manfaat bagi UMKM Lokal
Senin, 09 Des 2024, 09:15 WIBJAKARTA - Menteri Perdagangan BudiSantoso menyebut pada 2024, nilai transaksi niaga elektronik (e-commerce) diproyeksikan meningkat menjadi 487 triliun rupiah dari tahun lalu sebesar 453 triliun rupiah. Dia berharap UMKM lokal terbantu dengan pesatnya pertumbuhan perdagangan dunia digital ini.
"Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia dari sisi perdagangan tecermin dari pertumbuhan niaga elektronik yang signifikan seiring dengan meningkatnya penerimaan dan preferensi masyarakat dalam berbelanja daring," kata Mendag saat live shopping yang merupakan bagian dari Peluncuran Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2024 di Jakarta, Jumat, (6/12).
Dia menerangkan jumlah pengguna platform niaga elektronik di Indonesia juga terus meningkat. Pada 2024, jumlahnya diperkirakan mencapai 65,65 juta pengguna atau meningkat 11,9 persen dari 2023 (yoy) sebesar 58,63 juta.
Begitu pula persentase pelaku usaha UMKM yang berdagang daring yang secara nasional meningkat. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase UMKM yang berdagang daring adalah sebesar 37,79 persen dari total keseluruhan UMKM.
Menurut Mendag, platform niaga elektronik perlu dimanfaatkan secara maksimal oleh UMKM untuk merambah pasar yang lebih luas. Sehingga, nantinya bisa merambah pasar ekspor.
Adapun Harbolnas ini berlangsung selama 10-16 Desember. Pada 2023, kontribusi transaksi produk lokal saat Harbolnas adalah sebesar 12,3 triliun rupiah atau 48,1 persen dari total nilai transaksi Harbolnas. Sementara itu, nilai transaksi Harbolnas terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Total nilai transaksi Harbolnas 2023 sebesar 25,7 triliun rupiah atau meningkat 182 persen dari penyelenggaraan pertamanya pada 2019.
Kegiatan berjualan secara live shopping ini merupakan bentuk nyata dukungan Kementerian Perdagangan kepada produk UMKM dan Harbolnas. Mendag Budi Santoso bahkan mendedikasikan secara khusus penjualan produk UMKM dan produk dalam negeri pada Harbolnas tahun ini, yaitu pada 10â11 Desember 2024 dan 13â16 Desember 2024.
Dia menegaskan nilai transaksi produk lokal pada Harbolnas merefleksikan daya saing UMKM di platform niaga elektronik. Nilai transaksi Harbolnas 2024 dapat meningkat hingga 13â16 persen dari total transaksi Harbolnas sebelumnya. Selain itu, Mendag Budi juga berharap tercapai peningkatan kontribusi nilai transaksi produk lokal di atas 50 persen dari total nilai transaksi sepanjang Harbolnas 2024.
âKami juga mengharapkan adanya multiplier effect dari penyelenggaraan Harbolnas 2024, yaitu tidak hanya meningkatkan penjualan produk dalam negeri, tetapi juga dapat meningkatkan sektor transportasi dan logistik, khususnya pengiriman barang, dan sektor-sektor lainnya,â kata Mendag
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Tutup Celah Shadow AI, Saviynt Luncurkan Solusi Keamanan Identitas Pertama untuk Agen AI Otonom
-
Panglima Militer Pakistan Lebih Menyukai JD Vance sebagai Wakil AS dalam Negosiasi dengan Iran
-
Menag Ajukan Rp24,8 Triliun, Fokus Revitalisasi Madrasah dan Digitalisasi Pembelajaran
-
Lazada 6.6 Super WOW Sale: Banjir Diskon 95 Persen dan Beragam Bonus Voucher
-
BPJS Ketenagakerjaan Serap Aspirasi Penghuni Griya Pekerja Batam
-
Sambut Liburan Sekolah, Lazada 6.6 Super WOW Sale Siapkan Bonus Voucher
-
WNI Muslim di Norwegia Rayakan Idul Fitri dengan Kebersamaan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.