Media Asuransi Kembali Gelar Digital Financial Excellence Award 2024
Jumat, 06 Des 2024, 08:47 WIBJAKARTA- Media Asuransikembali menyelenggarakan Digital Financial Excellence Award 2024 pada Kamis (5/12) malam. Ajang tersebut untuk mengapresiasi inovasi teknologi digital perusahaan-perusahaan di industri jasa keuangan Tanah Air.
CEO Media Asuransi, Mucharor Djalil dalam keterangan tertulisnya mengatakan untuk memahami road map digitalisasi, penting untuk diperhatikan bahwa setiap segmen industri keuangan memiliki nuansa dan karakteristik tersendiri. Interaksi seorang nasabah dengan institusi keuangan, baik itu bank ataupun asuransi, tentu memiliki dinamika yang berbeda terkait segmen dan produk.
Djalil menyampaikan bahwa penganugerahan award adalah untuk mendorong perusahaan-perusahaan jasa keuangan, seperti bank, perusahaan asuransi, sekuritas, dan sebagainya, lebih meningkatkan teknologi digitalnya, yang pada ujungnya untuk melayani nasabahnya lebih baik.
âBagaimana pun, teknologi digital tidak bisa dilepaskan dari kegiatan bisnis, termasuk dalam jasa keuangan,â kata Djalil.Â
Adapun tema yang diusung pada 2024 ini adalah âHarnessing AI for Holistic Financial Transformation: Navigating sustainability and customer experience for generation millenials, Z and Alphaâ. Dalam kesempatan itu, Media Asuransi menyerahkan 122 penghargaan kepada 111 perusahaan peraih Digital Financial Excellence Awards 2024.
Agar lebih obyektif dan lebih luas dalam menentukan pemenang, Media Asuransi jelas Djalil bekerja sama dengan pihak ketiga yang memiliki kompetensi dalam melakukan penilaian objektif yaitu Advisia Group.Â
âTentunya, kami akan selalu memperbaiki penilaian apa saja yang dilakukan dalam riset mengenai peran teknologi digital dalam industri jasa keuangan, termasuk di bank, asuransi, dan pasar modal,â paparnya.Â
Tim peneliti LRMA dan tim peneliti Advisia Group mengkategorikan penghargaan pada lima aspek penilaian yaitu keterlibatan pelanggan atau customer engagement, pengalaman pelanggan atau customer experience, kepercayaan & persepsi pelanggan (customer trust & perception), wawasan pelanggan (customer insight) dan pelanggan dengan disabilitas (customer with disabilities)
Sedangkan, untuk penilaiannya meliputi 13 indikator:Â usage, frequency, channel mix (socmed), loyalty, comm mix, awareness, trust level (security), sentiment, customer satisfaction, overall UI/UX experience, customer insight, used of AI insight generator, dan customer with disabilities.
Beberapa pendekatan yang digunakan untuk penilaian adalah Riset Sekunder, Survei Pelanggan yang Mendalam, Pembeli Misterius, dan Validasi oleh Dewan Juri dari Tim Pakar.Â
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Vitto Budi
Berita Terkait:
-
Kota Bogor Ingin Ada Solusi Berkelanjutan Terkait Sampah Lintas Wilayah
-
Wamendagri Ribka Haluk: RSUD Jayapura Harus Jadi Garda Terdepan Kesehatan di Papua
-
Angka RW Kumuh di Jakarta Menurun hingga 52 Persen
-
Menteri PKP: Pembangunan Rusun Kolaborasi Negara dan Swasta Jadi Solusi Penyediaan Hunian Layak
-
Harga Gas Elpiji 12 Kg Naik Jadi Rp228.000 dan Elpiji 5,5 Kg Jadi Rp107.000
-
Ulat Bulu Masuk Kelas SDN Wonorejo Surabaya, Petugas Dikerahkan untuk Penanganan Darurat
-
Efek MotoGP Indonesia Tembus Triliunan, Ekonomi Daerah Tancap Gas!
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.