Pengalaman Pelanggan Jadi Penentu Kepercayaan terhadap Layanan Kereta Api
Selasa, 30 Jun 2026, 20:20 WIBJAKARTA â Kepercayaan pelanggan menjadi salah satu faktor utama yang mendorong keberhasilan transformasi layanan kereta api di Indonesia. Selain ketepatan waktu, peningkatan kualitas layanan, pemanfaatan teknologi, serta respons terhadap kebutuhan penumpang dinilai berkontribusi dalam memperkuat loyalitas masyarakat terhadap moda transportasi ini.
Akademisi sekaligus pengamat transportasi darat, Djoko Setijowarno, mengatakan transformasi layanan kereta api tidak hanya bergantung pada modernisasi fasilitas, tetapi juga pada kemampuan operator menghadirkan pengalaman pelanggan (customer experience) yang semakin mudah dan nyaman.
Menurutnya, penerapan teknologi digital sempat memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait keamanan data pribadi. Namun, seiring berjalannya waktu, manfaat yang dirasakan penumpang membuat inovasi tersebut semakin diterima.
"Mulai dari proses pembelian tiket hingga akses masuk stasiun, semuanya kini menjadi lebih mudah dan seamless," ujar Djoko dalam podcast bertajuk Menilik Transformasi Pelayanan Kereta Api di Indonesia. Sudah Setara Global! yang disiarkan Marketeers TV.
Djoko menilai kepercayaan masyarakat juga terlihat ketika terjadi penyesuaian tarif perjalanan. Menurutnya, pelanggan cenderung dapat menerima perubahan tarif apabila kualitas layanan yang diterima dinilai sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.
Ia juga menyoroti kebijakan pengembalian dana secara penuh ketika perjalanan dibatalkan sebagai salah satu bentuk komitmen operator dalam mengutamakan kepentingan pelanggan.
"Konsistensi tersebut membuat hubungan dengan pelanggan semakin erat. Kereta api tidak lagi dipandang sekadar sebagai penyedia jasa transportasi, tetapi telah berkembang menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat," katanya.
Pandangan serupa disampaikan kreator konten perjalanan Taufik Efendi yang telah menggunakan layanan kereta api di 24 negara. Menurutnya, salah satu keunggulan layanan kereta api di Indonesia adalah kesediaan operator mendengarkan masukan pelanggan.
Ia mencontohkan pengalamannya saat memberikan ulasan mengenai layanan kereta kelas luxury, termasuk kritik terhadap menu makanan yang disediakan. Menurut Taufik, pihak operator kemudian menghubunginya untuk meminta masukan lebih lanjut sebagai bahan evaluasi.
"Bagi saya, itu menunjukkan bahwa kritik benar-benar didengarkan dan dijadikan dasar untuk melakukan perbaikan layanan," ujarnya dalam podcast Kenapa Video Naik Kereta Bisa Ditonton Jutaan Orang? Rahasia Storytelling Travel Content.
Selain respons terhadap masukan pelanggan, Taufik juga menilai layanan kereta api di Indonesia memiliki keunggulan dalam aspek ketepatan waktu, keamanan perjalanan, serta keramahan petugas. Sistem boarding dan pengawasan di stasiun juga dinilai mampu meningkatkan rasa aman bagi penumpang.
Menurutnya, pengalaman yang konsisten tersebut pada akhirnya membangun keterikatan emosional antara pelanggan dan operator layanan kereta api.
"Kondisi itu membuat banyak pelanggan tetap memberikan dukungan ketika terjadi gangguan operasional karena mereka percaya perusahaan telah berupaya memberikan layanan terbaik dan terus melakukan perbaikan," katanya.
Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa loyalitas pelanggan dibangun melalui konsistensi dalam menghadirkan layanan yang aman, nyaman, mudah diakses, serta responsif terhadap kebutuhan pengguna. Kepercayaan yang tumbuh dari pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting bagi pengembangan transportasi publik yang berkelanjutan di Indonesia.
- kereta api
- KAI
- PT Kereta Api Indonesia
- transportasi publik
- pengalaman pelanggan
- layanan kereta api
- Customer Experience
- Loyalitas Pelanggan
- transportasi Indonesia
- Djoko Setijowarno
- Taufik Efendi
- digitalisasi transportasi
- ketepatan waktu
- Marketeers TV
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Haryo Brono
Berita Terkait:
-
Transisi Energi Asia Tengah: Uzbekistan Mulai Proyek Pembangunan PLTN Pertama
-
Tembus 6 Ribu Peserta, Strategi KAI Cirebon Gaet Generasi Muda Pakai Cara Unik Ini Berhasil?
-
KAI Percepat Proyek Peron Baru Stasiun Bogor untuk KRL 12 Rangkaian
-
Tren Kopi dan Gaya Hidup Urban Diangkat Lewat Kampanye Berbasis Pengalaman Pelanggan
-
Jalan Terjal Menuju Gelar Indonesia Open
-
Fonseca Menandai Pergantian Generasi Roland Garros
-
Jakarta Disebut Kota Global, Bisakah Menyamai Tokyo yang 80 Persen Warganya Gunakan Transportasi Publik?
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.