Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengagetkan Hasil Studi Ini, Penggunaan Obat Tiroid Berkaitan dengan Kehilangan Tulang

📅 Rabu, 27 Nov 2024, 09:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mengagetkan Hasil Studi Ini, Penggunaan Obat Tiroid Berkaitan dengan Kehilangan Tulang Doc: ANTARA/Shutterstock
Ket. Ilustrasi - Obat-obatan.

Jakarta - Sebuah studi terbaru menemukan adanya korelasi antara penggunaan obat tiroid yang diresepkan secara luas dengan terjadinya kehilangan tulang.

Dilaporkan oleh Medical Daily pada Selasa (26/11), para peneliti di Amerika Serikat memiliki kekhawatiran tentang levotiroksin, salah satu obat tiroid yang paling sering diresepkan pada orang dewasa di sana.

Levotiroksin atau L-tiroksin adalah versi sintetis dari hormon tiroksin yang umumnya diberikan kepada pasien dengan tiroid yang kurang aktif.

Orang dengan tiroid yang kurang aktif atau hipotiroidisme menunjukkan tanda-tanda seperti kelelahan, peningkatan denyut jantung, depresi, kulit dan rambut kering, kram otot, sembelit, penambahan berat badan, dan masalah ingatan.

Di Amerika Serikat, sekitar 23 juta orang mengonsumsi levotiroksin, yang dijual dengan merek dagang Synthroid, Levoxyl, Unithyroid, dan Tirosint.

Namun, peneliti dari studi terbaru mencatat bahwa banyak dari mereka melanjutkan pengobatan selama bertahun-tahun tanpa memeriksa apakah masih memerlukan obat tersebut.

Peneliti pascadoktoral dari Fakultas Kedokteran Universitas Johns Hopkins di Baltimore, Maryland, Dr. Elena Ghotbi, menyebut sebagian besar resep hormon tiroid mungkin diberikan kepada orang dewasa yang lebih tua tanpa hipotiroidisme, yang menimbulkan kekhawatiran tentang kelebihan relatif hormon tiroid berikutnya bahkan ketika pengobatan ditargetkan untuk tujuan kisaran referensi.

Berdasarkan studi yang dilakukan, studi menunjukkan bahwa dosis levotiroksin yang tidak tepat, baik jumlah yang berlebihan atau tidak mencukupi dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan, fungsi kardiovaskular, metabolisme tulang, fungsi reproduksi, fungsi kognitif, keadaan emosional, fungsi gastrointestinal, dan metabolisme glukosa dan lipid.

Studi terbaru menyelidiki apakah penggunaan levotiroksin pada orang dewasa eutiroid yang lebih tua (mereka yang memiliki fungsi tiroid normal), tetapi kadar hormon tiroid yang lebih tinggi dalam kisaran referensi normal, terkait dengan peningkatan kehilangan tulang dari waktu ke waktu.

Untuk studi tersebut, para peneliti mengevaluasi kehilangan tulang dari waktu ke waktu dari 81 pengguna levotiroksin eutiroid dan membandingkannya dengan 364 non-pengguna yang memiliki faktor risiko serupa seperti usia, jenis kelamin, tinggi badan, berat badan, ras, pengobatan, riwayat merokok, dan penggunaan alkohol.

Para peneliti mencatat bahwa bahkan pada peserta yang kadar thyroid stimulating hormone (TSH) nya berada dalam kisaran normal, penggunaan levotiroksin dikaitkan dengan hilangnya massa tulang dan kepadatan tulang tubuh secara keseluruhan yang lebih besar setelah tindak lanjut sekitar 6,3 tahun.

"Studi kami menunjukkan bahwa bahkan ketika mengikuti pedoman saat ini, penggunaan levotiroksin tampaknya dikaitkan dengan hilangnya tulang yang lebih besar pada orang dewasa yang lebih tua," kata salah satu penulis senior dan profesor radiologi di Johns Hopkins, Dr. Shadpour Demehri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Pilpres Kolombia Diinterven...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
Luar Negeri
WHO Serukan Negara-Negara C...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

Pemprov Jabar Tolak Status Darurat Sampah, Pemkot Bandung Siapkan Opsi Alternatif Ini

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.