Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polisi Ungkap Granat di Pos Kamling Tamansari Bogor Ini Ternyata Hasil Rakitan

📅 Selasa, 19 Nov 2024, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Ungkap Granat di Pos Kamling Tamansari Bogor Ini Ternyata Hasil Rakitan Doc: ANTARA/HO-Humas Polres Bogor
Ket. Granat rakitan setelah diledakkan di Desa Sukajadi, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (18/11/2024).

Kabupaten Bogor - Kepolisian Sektor Tamansari Polres Bogor mengungkapkan bahwa granat tangan yang dievakuasi dari pos kamling di Desa Sukajadi, Tamansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, merupakan hasil rakitan.

"Kesimpulan sementara granat yang ditemukan dan dilakukan disposal adalah granat rakitan. Adapun menurut Tim Jibom Korps Brimob Mabes Polri granat tersebut merupakan temuan pertama di Indonesia," ungkap Kapolsek Tamansari Iptu Jajang di Tamansari, Senin.

Kepolisian melakukan analisa awal dengan mengumpulkan serpihan dari ledakan granat setelah dilakukan disposal oleh Tim Jihandak Sat Gegana Mabes Polri di sebuah lahan kosong, Desa Sukajadi, Tamansari, dengan kedalaman tanah 2 meter.

Dari analisa yang dilakukan, Kepolisian menyimpulkan sementara bahwa granat tersebut bukan merupakan senjata peledak yang digunakan dalam militer.

"Dari serpihan, casing serta isian di dalam granat diketahui bukan merupakan granat standar militer. Adapun casing terbuat fiber plastik yang sangat keras. Kemudian isian dari granat tersebut adalah sekrup baja ringan terbuat dari besi dan Bb Bullet Gotri," ujar Jajang.

Ia menjelaskan, granat standar militer menggunakan bahan peledak C4, sedangkan granat yang ditemukan berbahan buatan cair atau bahan bakar yang mudah terbakar dan dapat menimbulkan daya ledak tinggi.

Jajang mengungkapkan, granat tersebut dibawa ke pos kamling oleh seorang warga bernama Sarno pada Sabtu (16/11) sekitar pukul 22.30 WIB sepulang mengunjungi rumah rekan kerjanya, Almarhum Ganda untuk tahlilan di Kampung Cikareo, Desa Gunung Mulya, Kecamatan Tenjolaya.

Di tempat tahlilan, Sarno dipanggil oleh istri Almarhum Ganda, Rita yang menemukan sebuah granat saat membereskan lemari pakaian. Karena takut, Rita kemudian menyerahkan granat itu kepada Sarno.

Sarno kemudian membawa granat itu menggunakan sepeda motor, dengan terlebih dahulu dibungkus dengan kain dimasukkan dalam kardus.

Setelah itu, Sarno meletakkan bahan peledak tersebut di pos kamling dan melaporkannya kepada pihak Kepolisian.

"Setelah itu, warga melapor ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Sukajadi agar ditangani lebih lanjut. Granat itu jenis HRN," kata Jajang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.