BP Taskin Susun SOTK Perkuat Koordinasi Pengentasan Kemiskinan

Jumat, 08 Nov 2024, 16:08 WIB

Jakarta -- Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Taskin menyusun Struktur Organisasi dan Tata Kelola (SOTK) untuk memperkuat koordinasi antar-lembaga dalam program pengentasan kemiskinan.

Hal itu dikatakan Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko usai beraudiensi dengan delegasi Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) di Gedung Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Jumat.

"Soal kemiskinan, salah satunya bagaimana meringkas dan mengefisienkan jalan pemerintahan mengurangi korupsi, mengurangi birokratisasi terutama mengatasi soal-soal yang menjadi aspirasi masyarakat," katanya.

Ia mengatakan penyusunan SOTK tersebut sekaligus merespons arahan Presiden Prabowo Subianto terkait berbagai isu pembangunan daerah yang muncul dalam agenda Rakornas bersama para kepala daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Kamis (7/11).

Pertemuan itu membahas berbagai isu terkait pembangunan daerah, termasuk masalah desa, dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk Presiden, Wakil Presiden, Menteri Dalam Negeri, serta perwakilan dari BIN, Kodim, dan Polres seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Apdesi Sutar Wijaya menyampaikan sejumlah aspirasi masyarakat desa, diantaranya kebutuhan penyediaan listrik, keberadaan satu dokter di setiap desa, serta konsep "Satu Desa Satu Industri" yang bertujuan mendorong keterlibatan desa dalam sektor industri.

Tak hanya itu, ada pula aspirasi untuk melibatkan BUMDes atau Badan Usaha Milik Kampung (BUMK) di Aceh sebagai salah satu penyedia bahan mentah dalam Program Makan Bergizi Gratis yang kini tengah dirintis oleh pemerintah.

Wakil Kepala I BP Taskin Nanik Sudaryati Deyang mengatakan SOTK yang kini sedang dibangun akan fokus pada sinkronisasi program kerja dalam merespons ancaman kemiskinan ekstrem.

"Alhamdulillah Pak Jokowi sudah bisa mengatasi, menekan sampai 0,8. Tetapi calon miskin baru juga banyak sekali sekarang yang rentan. Apalagi, kelompok menengah juga banyak yang jatuh ke arah miskin," katanya.

Dia menambahkan tugas utama BP Taskin kini adalah mensinkronisasi berbagai program pengentasan kemiskinan yang diselenggarakan oleh kementerian dan lembaga terkait.

Menurutnya, kerja sama antar-kementerian sangat penting untuk mengatasi masalah ini secara komprehensif.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Sujar

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.