Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hadapi Musim Hujan, BPBD Bantul Ajukan Status Siaga Banjir dan Longsor

📅 Rabu, 06 Nov 2024, 17:08 WIB | Oleh:
Hadapi Musim Hujan, BPBD Bantul Ajukan Status Siaga Banjir dan Longsor Doc: (ANTARA/Hery Sidik)
Ket. Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

BANTUL - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta mengajukan status siaga darurat banjir, tanah longsor dan angin kencang dalam menghadapi musim hujan yang diprediksi terjadi pada November 2024.

"Dalam menghadapi musim penghujan ini, kami sudah mengajukan Status Siaga Banjir, Longsor dan Angin Kencang ke Bupati dan menunggu tanda tangan Bupati," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Bantul Antoni Hutagaol saat dikonfirmasi di Bantul, Rabu.

Status siaga tersebut, kata dia, sebagai bentuk kewaspadaan dan kesiapsiagaan pemerintah daerah terhadap berbagai bentuk kejadian yang berpotensi terjadi pada musim hujan tersebut.

Dia mengatakan, terlebih dalam beberapa hari terakhir di awal musim hujan awal November, telah dilaporkan kejadian pohon tumbang di beberapa lokasi akibat hujan deras disertai angin kencang yang mengguyur Kabupaten Bantul.

"Setelah ini kami akan mengadakan rapat komprehensif bersama seluruh desa, kecamatan dan organisasi perangkat daerah (OPD) juga mengundang Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam menghadapi musim penghujan," katanya.

Lebih lanjut dia juga mengatakan, dalam kesiapan menghadapi musim hujan, BPBD Bantul juga berkoordinasi dengan kelurahan dan para relawan forum pengurangan risiko bencana (FPRB), agar bersiap menghadapi potensi ancaman cuaca ekstrem.

"Setelah itu kami juga akan mengaktifkan 36 posko banjir dan longsor, dan angin kencang yang ada di kelurahan-kelurahan," katanya.

Dia juga mengatakan, kepada masyarakat diharapkan juga meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan mitigasi seperti membersihkan saluran air, agar air tidak tersumbat ketika musim hujan.

"Serta memangkas ranting dan dahan pohon untuk mengantisipasi potensi pohon tumbang ketika turun hujan deras yang disertai angin kencang," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.