Keren Inovasi Ini, FEB UI Kembangkan Alat Pembakar Sampah Minim Asap

Rabu, 30 Okt 2024, 00:03 WIB

Depok -Tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI) mengembangkan alat pembakar sampah minim asap untuk skala rumah tangga dan usaha kecil diPematang Siantar, Sumatera Utara.

"Alat ini kemudian dialihteknologikan untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah di Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara," ujar Pengabdi Masyarakat FEB UIZuliani Dalimunthe, dalam keterangannya, Selasa.

Menurut dia, proyek percontohan ini bekerja sama dengan Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur. Kegiatan alih teknologi dilakukan dengan membuat alat di lokasi yang proses pembuatannya disaksikan oleh empat perangkat desa dan masyarakat yang dipilih.

"Alat ini kemudian diujicobakan secara terbatas, kemudian dilakukan perbaikan dan kembali diujicobakan. Secara keseluruhan proses ini berlangsung sejak Juni-September 2024" kataZuliani Dalimuntheyang merupakan dosenFEB UI.

Menurut dia, melalui kerja sama ini, ketika alat dinilai memadai, kemudian disosialisasikan kepada masyarakat.

Kegiatan dilaksanakan di depan kantor Kelurahan Pardomuan dan disaksikan oleh Lurah PardomuanHendriLubis dan Camat Siantar Timur ZR Sibua.

Rachmadi Agus Triono, pengabdi masyarakat FEB UI, mengatakan pengelolaansampah dengan cara membuang ke TPA Tanjung Pinggir berdampak pada hadirnya bau tidak sedap dan pemandangan buruk.

Padahal, kata dia, Kota Pematang Siantar merupakan jalur perlintasan bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Danau Toba, danau vulkanik terbesar dunia.

"Memang masalah sampah di kota Pematang Siantar ini masalah setiap tahun yang belum dapat teratasi. Harapan kami masyarakat dapat mengikuti kegiatan ini sehingga dapat membakar sampah dengan cara yang minim asap," katanya.

Camat Siantar TimurZR Sibua mengatakan kegiatan ini diharapkan dapat mengurangi beban sampah yang harus dikelola oleh pemerintah kota karena sebagian sampah dimusnahkan di tingkat rumah tangga.

Menurut Sistem Informasi Pengolahan Sampah Nasional (SIPSN, 2024), timbunan sampah di Indonesia diperkirakan mencapai 50 juta ton.

Sampah ini berasal dari 288 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Umumnya pemerintah kabupaten/kota di Indonesia mengelola sampah dengan cara mengambil sampah dari masyarakat kemudian membuangnya ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Menurut SIPSN, hanya 64,8 persen (sekitar 20,3 juta ton/tahun) sampah yang berhasil dikelola oleh pemerintah kabupaten/kota. Jika dilihat dari sumbernya, tumpukan sampah di Indonesia hampir separuh (49,5 persen) merupakan sampah rumah tangga.

"Jika rumah tangga dapat dilibatkan untuk mengelola sendiri sampahnya, maka sebagian masalah sampah ini dapat diatasi," tutur Rachmadi Agus Triono.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.