LDP Kehilangan Mayoritas di Majelis Rendah

Selasa, 29 Okt 2024, 02:25 WIB

TOKYO - Perdana Menteri Jepang, Shigeru Ishiba, pada Senin (28/10) berjanji untuk tetap menjabat meskipun pertaruhannya untuk mengadakan pemilihan umum dadakan menjadi bumerang, karena koalisi yang berkuasa di partainya gagal memperoleh mayoritas untuk pertama kalinya sejak tahun 2009.

Ishiba, 67 tahun, menyerukan pemilihan umum pada Minggu (27/10) setelah beberapa pekan ia dilantik sebagai PM, tetapi para pemilih yang marah dengan skandal penggelapan dana memutuskan menghukum Partai Demokrat Liberal (LDP) yang diketuainya, yang telah memerintah Jepang hampir tanpa henti sejak tahun 1955.

Ket. Foto: Shigeru Ishiba — Sumber: AFP/KIM KYUNG-HOON

PM Ishiba pada Senin menegaskan bahwa ia akan tetap bertahan dan mengatakan bahwa ia tidak akan membiarkan adanya kekosongan politik di negara ekonomi terbesar keempat di dunia tersebut.

Ia mengatakan faktor kekalahan pemilu terbesar adalah kecurigaan, ketidakpercayaan, dan kemarahan masyarakat menyusul terjadinya skandal partai yang turut menenggelamkan pendahulunya, Fumio Kishida.

"Saya akan memberlakukan reformasi mendasar terkait masalah uang dan politik," kata PM Ishiba kepada wartawan.

Menurut proyeksi kantor berita NHK dan media lainnya, LDP dan mitra koalisi juniornya, Komeito, gagal meraih proyeksi sasaran yang dinyatakan Ishiba yaitu memenangkan minimal 233 kursi mayoritas di majelis rendah yang beranggotakan 456 orang.

Menurut penghitungan NHK, LDP memenangkan 191 kursi, turun dari 259 pada pemilihan terakhir tahun 2021, dan Komeito 24 kursi. Hasil resmi pemilu ini sendiri masih belum dipublikasikan.

Pemerintahan Minoritas

Atas hasil yang buruk, ketua komite pemilihan LDP yang dipegang oleh putra mantan PM Junichiro Koizumi, yaitu Shinjiro Koizumi, pada Senin menyatakan mengundurkan diri sebagai bukti tanggung jawab atas hasil pemilu ini.

Langkah selanjutnya yang paling mungkin adalah Ishiba sekarang akan berusaha memimpin pemerintahan minoritas, sementara oposisi yang terpecah mungkin tidak mampu membentuk koalisi mereka sendiri, kata para analis.

Ishiba, yang memiliki waktu 30 hari untuk membentuk pemerintahan, mengatakan pada Senin bahwa ia masih belum mempertimbangkan koalisi yang lebih luas pada saat ini.

Pemerintahan minoritas kemungkinan akan memperlambat proses parlementer karena Jepang menghadapi sejumlah tantangan mulai dari penurunan populasi hingga lingkungan keamanan regional yang tegang. Hal itu juga dapat mendorong tokoh-tokoh dalam LDP untuk mencoba dan menggulingkan Ishiba.

Sebelum pemilu, PM Ishiba mengatakan bahwa dia sedang merencanakan paket stimulus baru untuk meringankan penderitaan rakyat akibat kenaikan harga, salah satu faktor lain yang membuat Kishida tidak populer.

Bidang pengeluaran besar lainnya adalah militer, dengan PM sebelumnya, Kishida, berjanji untuk menggandakan anggaran pertahanan dan meningkatkan hubungan militer Amerika Serikat untuk melawan kebangkitan Tiongkok.AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Resmikan Jaksinema Pasar Rumput, Wagub Rano Minta Bioskop Mini Rp15 Ribu di Tiap Rusun

Debt Collector Paksa Masuk ke Dalam Mobil, Piting Leher dan Ancam Pengemudi

TNI-Polri Bongkar Arena Judi Sabung Ayam di Gowa, Tidak Ada Orang di Lokasi

Dinsos Tanjungpinang Buka Ruang Bagi Warga untuk Perubahan Desil

Sudah 2 Hari Juanda Belum Ditemukan Akibat Terseret Arus saat Kemping di Pantai

DPR Sebut RUU Perampasan Aset Disusun dengan Hati-hati

Atasi Kebakaran Gambut di Kalimantan Barat, Wamen LH Diaz Hendropriyono Dorong Swasta Bangun Sekat Kanal

Resmikan RS Toto Tentrem, Gubernur Pramono Dorong Penguatan Layanan Stem Cell Jakarta

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.