Pakar Neurologi: Kenali Gejala Stroke lewat 'SeGeRa Ke RS'

Senin, 28 Okt 2024, 22:12 WIB

JAKARTA - Pakar neurologi RSUD Pasar Minggu Jakarta, dr. Yudistira, Sp.N mengajak warga mengenali gejala stroke (strok) lewat akronim "SeGeRa Ke RS" agar dapat menangani kasus lebih dini.

"Untuk gejala yang ini sangat mudah kita bisa kenali, bahwa ini sudah diberikan slogan oleh Kementerian Kesehatan, 'SeGeRa Ke RS'," kata dia di Jakarta, Senin.

Ket. Foto: Ilustrasi gejala stroke, "Segera Ke RS". — Sumber: ANTARA/HO-Kementerian Kesehatan.

Yudistira mengatakan gejala stroke yakni "Se" yakni senyum yang tidak simetris antara bibir kanan dan bibir kiri yang muncul secara mendadak.

Lalu, "Ge" yakni ada gerak separuh badan yang menjadi lemas atau lumpuh tiba-tiba. Kemudian, Ra yakni bicara tiba-tiba tidak lancar.

"Bicaranya tiba-tiba tidak lancar, bicaranya tiba-tiba tidak bisa kita mengerti, nah itu munculnya juga secara tiba-tiba," ujar Yudistira.

Gejala lainnya stroke, "Ke" yakni kebas atau kesemutan separuh badan atau satu sisi tubuh.

Berikutnya R" yaitu rabun. Yudistira menuturkan pasien tiba-tiba satu sisi mata ataupun satu mata mengalami gangguan penglihatan mendadak, entah pandangan dobel ataupun pandangan yang tidak jelas.

Gejala terakhir yakni "S" yaitu sakit kepala yang benar-benar tidak bisa tertahankan, tidak pernah dialami sebelumnya, dan ini baru muncul saat itu juga.

"Jadi 'SeGeRa Ke RS' itu merupakan suatu tanda dan sebuah slogan yang dibuat oleh kementerian bahwa ini menjadi mudah diingat oleh kalangan masyarakat untuk bisa mengenali sedini mungkin gejala stroke," jelas Yudistira.

Dia mengatakan gejala stroke dapat muncul berbarengan atau salah satu. Oleh karena itu, individu, sambung dia, sebaiknya memeriksakan kondisi bila merasakan satu atau lebih gejala yang diduga stroke.

"Jika sudah ada salah satu tanda dari beberapa gejala yang disebutkan tadi, harapannya sih bisa segera untuk melakukan pemeriksaan," jelas Yudistira.

Dia menambahkan, pemeriksaan kesehatan secara holistik pada gejala yang mengarah ke stroke diharapkan pasien dapat tertangani lebih cepat.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

Berita Terbaru

Jumlah Korban Meninggal Akibat Gempa Kolombia Mencapai 321 Orang

Sabtu, Harga Emas Antam Terpantau Naik Jadi Rp2,740 Juta per Gram, Harga Buyback Rp2,6 Juta

Tayang Oktober, Film "Laut Bercerita" Dibintangi Reza Rahadian dan Dian Sastro

Kongkalikong Rektor Unsoed dan Guru di Penerimaan Mahasiswa Baru, Satu Kursi Ditawarkan hingga Rp500 Juta!

Pemkab Pamekasan Beri Teguran ke Pelaku Usaha yang Gunakan Elpiji Bersubsidi

Kebakaran Hutan Tak Kunjung Padam, Pemerintah Tetapkan Operasi Darat Ujung Tombak Penanganan Karhutla

Cegah Praktik Penyimpangan, Polda Papua Barat Kawal Distribusi Bantuan Pangan

Tanggulangi DBD, Program Wolbachia Mulai Diterapkan di Cengkareng

Harga Cabai Rawit Rp70.450/Kg, Telur Ayam Rp29.350/Kg

Sangat Menginspirasi! Ading Suhana Punya Cara Unik Selamatkan Hutan: Ajak Warga Tanam dan Budidaya Durian

Jumlah Lahan Pertanian Terdampak Kekeringan di Parigi Moutong Mencapai 1.400 Ha

Jelang Kompetisi 2026–2027, Madura United Lakukan Pemusatan Latihan di Yogyakarta

Indonesia-Tiongkok Dorong Penyelesaian Kode Etik Laut Tiongkok Selatan

Tak Berizin, Kepolisian Resor Bangka Barat Hentikan Tambang Liar Bijih Timah di Kadur

Pemkab Pamekasan Kirim Bantuan Air Bersih ke Desa-desa Terdampak Kekeringan

Kabar Duka, Sineas Imam Tantowi Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun

BPBD Kotim: Kondisi Medan Buat Mobilisasi Personel Maupun Peralatan Pemadam Jadi Lebih Sulit

Wujud Kepedulian Sesama, BKKP Berikan Bantuan untuk Korban Gempa NTT

Night at Museum Ajak Generasi Muda Pelajari Sejarah dan Budaya dalam Suasana Eksklusif

BMKG Prakirakan Sejumlah Wilayah di Indonesia Diguyur Hujan Ringan pada Sabtu (22/8)

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.