Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Stabilitas Harga Bisa Amankan Pasar Dalam Negeri

📅 Jumat, 25 Okt 2024, 21:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Stabilitas Harga Bisa Amankan Pasar Dalam Negeri Doc: ISTIMEWA
Ket. Stabilitas Harga Pangan

JAKARTA - Pengamat ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Dzulfian Syafrian mengatakan ada dua isu utama yang harus diperhatikan oleh pemerintah terkait pengamanan pasar dalam negeri, yakni menindak tegas berbagai barang ilegal dan menjaga stabilitas harga barang, khususnya pangan.

Penindakan tegas terhadap barang ilegal, kata Dzulfian, tidak hanya dari sisi penyelundupan produk impor, tetapi juga terkait kelengkapan persyaratan seperti SNI, sertifikasi BPOM dan lainnya.

"Hal ini penting untuk melindungi kualitas barang yang dikonsumsi masyarakat, menjaga persaingan sehat antar produsen/penjual, dan memastikan negara dapat mencatat barang yang masuk ke Indonesia," kata Dzulfian di Jakarta, Jumat (25/10).

Dari sisi menjaga stabilitas harga barang, Dzulfian menyampaikan bahwa harga pangan masih menjadi pengeluaran terbesar dari masyarakat Indonesia.

Saat harga pangan bergejolak, lanjut Dzulfian, maka akan mempengaruhi kesejahteraan masyarakat, khususnya pada golongan rentan.

"Terkait menjaga stabilitas harga barang di Indonesia, khususnya terkait dengan harga pangan yang merupakan mayoritas atau komponen terbesar dan utama pengeluaran masyarakat Indonesia," ujarnya.

Program Prioritas

Dzulfian juga menyoroti sisi pengembangan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi salah satu program prioritas Kementerian Perdagangan (Kemendag).

Menurutnya, untuk menjadikan UMKM siap ekspor, strategi yang paling efektif untuk dilakukan adalah mengintegrasikan UMKM dengan berbagai perusahaan besar yang telah berpengalaman dengan kegiatan ekspor.

"Dengan tergabung dalam rantai pasok perusahaan eksportir tersebut, proses transfer knowledge akan terjadi antara pemain besar ke UMKM tersebut, sehingga lambat laun UMKM akan belajar dari ahlinya dan kelak bisa independen melakukan transaksi ekspor sendiri," ujarnya.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) memiliki tiga prioritas utama pada pada masa kepemimpinan Prabowo Subianto, yakni pengamanan pasar dalam negeri, perluasan pasar ekspor dan peningkatan UMKM untuk siap ekspor. Tiga program utama ini diharapkan mampu mendorong Indonesia menjadi negara maju.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pemprov Maluku Luncurkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

52 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemprov Maluku Luncurkan Bu...

Mari Menciptakan Sekolah yang Nyaman bagi Murid

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Mari Menciptakan Sekolah ya...

Pemain Inggris tak Sabar Ingin Hadapi Messi

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Pemain Inggris tak Sabar In...

Daya Beli dan Ketahanan Ekonomi Jakarta Terjaga

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Daya Beli dan Ketahanan Eko...
Daerah
Kejati Sumbar Bantah Telah ...
Nasional
Polda Metro Jaya Minta Imig...

Andoni Iraola Bertekad Bangun Liverpool

1.5 jam yang lalu | Sriyono

Olahraga
Andoni Iraola Bertekad Bang...
Megapolitan
Hari Pertama Sekolah Tergan...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.