Penting, Perkuat Ekosistem Industri Asuransi ke Depan
📅 Jumat, 18 Okt 2024, 20:55 WIB | Oleh: Vitto BudiBerkaitan dengan itu, Ogi mengatakan adanya penerapan PSAK 117 mengenai kontrak asuransi akan berdampak signifikan terhadap industri asuransi karena akan membuat industri perasuransian lebih sehat. Sebab, penerapannya akan diimplementasikan dari mulai penerimaan premi hingga pencadangan teknis. Hal itu tentu akan mengubah perilaku industri perasuransian.
Oleh karena itu, dia menyampaikan butuh dukungan dari stakeholder di luar OJK. Sebab, tak bisa dipungkiri ekosistem industri asuransi melibatkan beberapa pihak.
Ketua Dewan Asuransi Indonesia (DAI), Yulius Bhayangkara dalam kesempatan yang sama mengatakan peringatan Hari Asuransi diperingati setiap tanggal 18 Oktober, yang jugabertepatan dengan Bulan Inklusi Keuangan. Tahun ini, tercatat menjadi perayaan Hari Asuransi yang ke-18.
DAI kata Yulius memanfaatkan momentum tersebut kembali memperluas jangkauan literasi untuk merefleksikan peran penting asuransi bagi masyarakat Indonesia. Hal itu seiring dengan literasi dan inklusi pada hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pusat Statistik (BPS) pada tanggal 2 Agustus 2024.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dari hasil survei menunjukan indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia sebesar 65,43 persen, naik dibanding tahun 2022 yang hanya 49,68 persen. Sementara indeks inklusi keuangan tahun ini sebesar 72,02 persen sementara di tahun 2022 sebesar 85,10 persen, menunjukan menurunnya indeks inklusi keuangan masyarakat Indonesia.
"Hal ini menjadi tantangan tersendiri untuk terus meningkatkan inklusi khususnya disektor industri perasuransian," kata Yulius.
Dalam rangka mendukung hal tersebut, Panitia Hari Asuransi 2024 menyelenggarakanserangkaian kegiatan literasi dan inklusi kepada masyarakat luas dengan berbagai acara, baiksosialisasi maupun promosi dari masing-masing perusahaan asuransi, institusi terkait dan juga kerja sama dengan asosiasi perasuransian di Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rangkaian kegiatan itu masyarakat diharapkan bisa lebih mengetahui dan teredukasi tentang pentingnya asuransi. Sejalan dengan hal tersebut dapat dilihat bahwa sisi kinerja industri asuransi secara agregat, berdasarkan statistik OJK pendapatan premi menunjukkan peningkatan pada periode Agustus 2024 dibandingkan bulan yang sama di tahun sebelumnya.
Pendapatan premi asuransi per Agustus 2024 meningkat menjadi 376,9 triliun rupiah dibanding Agustus 2023 yang tercatat sebesar 360,6 triliun rupiah. Di sisi lain, Risk Based Capital (RBC) industri asuransi masih memenuhi batas ketentuan yaitu minimal 120 persen.RBC Asuransi Umum masih terjaga di 325,62 persen pada April 2024, sementara industri Asuransi Jiwa di 431,43 persen pada Juni 2024.
Berdasarkan Statistik OJK jumlah Klaim per Agustus 2024 meningkat menjadi 300,3 triliun rupiah dari 280,5 triliun rupiah pada Agustus 2023. Hal tersebut dapat menjadi indikatortumbuhnya kepercayaan masyarakat Indonesia kepada perusahaan asuransi sebagai lembagakeuangan yang dapat memberikan jaminan perlindungan.Hal itu juga membuktikan masih banyaknya manfaat memiliki asuransi sebagai proteksi baik untuk pribadi maupun perusahaan.
"Peringatan Hari Asuransi bukan sekedar seremonial tahunan, tetapi ini merupakan momentum bagi kita semua untuk merefleksikan peran penting asuransi dalam kehidupan masyarakat. Saya optimis jika kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi semakin tinggi maka akan semakin kuat pula perekonomian kita, karena perlindungan asuransi mampu memberikan rasa aman dan stabilitas bagi individu, keluarga, maupun pelaku usaha," jelas Yulius.
Pelaksanaan Hari Asuransi tahun ini menjadi giliran Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) yang dipimpin Ronny Iskandar sebagai Ketua Panitia Hari Asuransi 2024. Adapuntema yang diusung adalah "Literasi Asuransi untuk Negeri" dengan tagline"Pahami-Miliki-Lindungi".
Ketua Panitia Hari Asuransi 2024, Ronny Iskandar, menyampaikan tema dan tagline inidiangkat untuk menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai asuransi sebagaiinstrumen perlindungan finansial.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!