Kemenag Tegaskan Tidak Ada Larangan Pernikahan di Hari Libur
Senin, 14 Okt 2024, 19:23 WIBJAKARTA - Juru Bicara Kementerian Agama (Kemenag), Anna Habie menegaskan tidak ada kebijakan yang melarang pelaksanaan pernikahan di luar KUA, baik pada hari kerja maupun di hari libur. Pihaknya berkomitmen untuk terus memberi pelayanan pencatatan pernikahan yang memudahkan masyarakat.
"Kami ingin meluruskan bahwa aturan tersebut tidak membatasi pasangan untuk melangsungkan pernikahan di luar KUA pada hari kerja ataupun di hari libur," jelas Anna di Jakarta, kemarin.
Dia menjelaskan, pelaksanaan pernikahan di KUA pada dasarnya hanya dapat dilaksanakan pada hari dan jam kerja, sebab KUA beroperasi dari Senin hingga Jumat. Di luar hari-hari tersebut, imbuhnya, KUA tidak melayani pernikahan di kantor.
"Penting untuk dicatat bahwa yang libur hanyalah kantor KUA, bukan petugas penghulu," lanjutnya.
Sebagai informasi, beredarnya informasi di media sosial soal larangan nikah di hari libur setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Agama (PMA) No. 22 Tahun 2024 tentang Pencatatan Pernikahan. Anna, menerangkan bahwa PMA tersebut baru akan mulai berlaku tiga bulan setelah ditetapkan.
Dia menambahkan, pihaknya akan melakukan sosialisasi lebih lanjut terkait PMA No. 22 Tahun 2024. Dengan demikian, tidak ada lagi kesalahpahaman di masyarakat terkait aturan pernikahan yang berlaku.
"Penerapan PMA ini membutuhkan waktu penyesuaian, dan selama tiga bulan ke depan, kami akan terus mendengarkan masukan dari berbagai pihak untuk meningkatkan layanan pada masyarakat," terangnya.
Anna mengatakan, layanan pencatatan nikah sudah diatur dalam Undang-undang. Selama memenuhi syarat-syarat yang berlaku, pasangan tetap bisa melangsungkan pernikahan di lokasi yang diinginkan, baik di rumah, tempat ibadah, atau lainnya.
"Semoga bisa meredakan kekhawatiran masyarakat yang berencana menikah di luar KUA Kecamatan. Kemenag berkomitmen untuk terus memberi layanan terbaik dalam proses pencatatan pernikahan," ucapnya.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Energi Terbarukan Berbasis Komunitas Berdampak Besar ke Ekonomi Jangka Panjang
-
Tim SAR Intensifkan Pencarian Wisatawan Tenggelam di Waduk Saguling
-
Momentum 28 Tahun Reformasi, Eksponen Aktivis 98 Soroti Pemerataan Kesejahteraan
-
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis Melalui Program ParenTRING
-
Kepastian Kebijakan Kunci Percepat Investasi Energi Surya
-
Gubernur Indonesia OPEC Dorong Sosialisasi Penggunaan CNG ke Masyarakat
-
Tim Statistik UB Mengembangkan Sistem Deteksi Dini untuk Kesulitan Belajar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.