Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Novelis Terkenal Han Kang Tolak Konferensi Pers Soal Nobel Sastra karena Ada Perang

📅 Minggu, 13 Okt 2024, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Novelis Terkenal Han Kang Tolak Konferensi Pers Soal Nobel Sastra karena Ada Perang Doc: ANTARA/Yonhap
Ket. Penjualan buku-buku novelis Han Kang melonjak tajam di toko buku daring Korea Selatan setelah ia memenangkan Hadiah Nobel Sastra, dengan lebih dari 130.000 eksemplar terjual dalam waktu kurang dari sehari di dua platform besar. Kyobo Book Centre dan Yes24 melaporkan pada Jumat (11/10/2024) bahwa mereka masing-masing telah menjual lebih dari 60.000 dan 70.000 eksemplar karya Han.

Ankara - Han Kang, penulis Korea Selatan yang memenangi Hadiah Nobel Sastra 2024, menolak mengadakan konferensi pers untuk merayakan pencapaian tersebut, mengingat tragedi global yang sedang berlangsung akibat perang Ukraina-Rusia dan konflik Israel-Palestina.

Ayah Han, Han Seung-won (85), yang merupakan seorang novelis terkenal, menyampaikan pesannya selama konferensi pers di Sekolah Sastra Han Seung-won di Jangheung, provinsi Jeolla Selatan pada Jumat (11/10).

"(Han) mengatakan kepada saya, 'Dengan perang yang semakin intensif dan orang-orang mati setiap hari, bagaimana kita bisa mengadakan perayaan atau konferensi pers?' Dia mengatakan dia tidak akan mengadakan konferensi pers," katanya seperti dikutip Korea Times.

"Perspektifnya telah bergeser dari menjadi seorang penulis yang tinggal di Korea menjadi kesadaran (penulis) global. Namun, saya tidak dapat menghilangkan perasaan menjadi ayah dari seorang pemenang hadiah yang tinggal di Korea, jadi saya akhirnya mengatur konferensi pers ini," ujar Han Seung-won.

Han Kang juga melarang ayahnya mengadakan resepsi perayaan di sekolah sastra itu.

"Saya berencana mengadakan pesta di sini untuk penduduk setempat, tetapi putri saya melarang saya. Dia berkata, 'Tolong jangan merayakan saat menyaksikan peristiwa tragis ini'," kata dia, merujuk pada dua perang tersebut.

Han Kang diakui atas prosa puitisnya yang secara intens menggambarkan trauma historis dan mengungkap kerapuhan kehidupan manusia, kata Komite Nobel untuk Sastra dalam pengumumannya pada Kamis (10/10).

Penulis tersebut lahir pada 1970 di Korea Selatan, tempat dia tinggal saat ini.

Han Kang memulai karirnya pada 1993 dan menerbitkan terobosan internasional pertamanya dengan novelThe Vegetarian.

Novel yang pertama kali diterbitkan pada 2007 itu menggambarkan konsekuensi kekerasan yang terjadi ketika tokoh protagonisnya, Yeong-hye, menolak untuk tunduk pada norma-norma asupan makanan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

13 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
Nasional
Kepala BGN Baru Diminta Fok...
Nasional
Pengukuhan dan Pengambilan ...
Megapolitan
Upaya Pembersihan Sampah di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.