Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Uni Eropa Desak Gencatan Senjata di Lebanon

📅 Rabu, 09 Okt 2024, 00:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Uni Eropa Desak Gencatan Senjata di Lebanon Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa, Josep Borrell.

Ankara - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa Josep Borrel pada Selasa menekankan kebutuhan mendesak gencatan senjata di Lebanon, seraya menyoroti bahwa 20 persen penduduk telah mengungsi akibat pengeboman yang meningkat di Lebanon dan eskalasi konflik di kawasan.

Borrell menggarisbawahi situasi mengerikan di perbatasan Gaza dan dampaknya terhadap Lebanon, di mana serangan roket Hizbullah dan respons militer Israel telah meningkatkan ketegangan, sebutnya saat berbicara di Parlemen Eropa.

"Pengeboman itu sangat besar, dan pusat-pusat kota juga terkena dampaknya," katanya.

Borrel mengungkapkan bahwa sekitar 50.000 warga Lebanon harus mengungsi ke Suriah, dan diperkirakan jumlah korban tewas telah mencapai 2.000 jiwa.

Dia menunjuk peran ganda Hizbullah di Lebanon sebagai entitas politik dan kekuatan militer, yang mempersulit upaya untuk menstabilkan negara tersebut.

"Lebanon tidak stabil karena di dalam negara itu, ada negara lain, yaitu Hizbullah, boneka Iran," imbuh Borrell.

Dia menekankan pentingnya reformasi politik di Lebanon, khususnya kebutuhan untuk memilih presiden setelah dua tahun mengalami "kebuntuan."

Meski demikian, Uni Eropa telah mengalokasikan 43,9 juta dolar AS (sekitar Rp687 miliar) untuk bantuan kemanusiaan, tetapi Borrell memperingatkan bahwa harus ada kemauan politik yang kuat dan dukungan internasional.

"Jika pasukan PBB tidak diperkuat, akan sulit untuk melakukan perubahan di kawasan tersebut, dan akan sulit untuk mencegah Lebanon menjadi seperti Gaza, terutama jika Anda melihat intensitas perang saat ini," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.