Banjir Mematikan Landa India dan Bangladesh

Selasa, 08 Okt 2024, 02:25 WIB

GUWAHATI - Derasnya aliran air dari Himalaya dilaporkan telah menewaskan sedikitnya 20 orang di India dan Bangladesh akibat banjir dan tanah longsor, kata pejabat bencana pemerintah pada Senin (7/10). Hal ini terjadi menyusul banjir dahsyat di Nepal bulan ini yang menewaskan sedikitnya 225 orang, dan mengakibatkan terjadinya luapan sungai-sungai di India dan Bangladesh.

Banjir dan tanah longsor yang mematikan sering terjadi di Asia selatan selama musim hujan mulai bulan Juni hingga September, tetapi para ahli mengatakan perubahan iklim telah kian memperburuknya.

Ket. Foto: Banjir di Bangladesh | Seorang pria membawa ternak saat banjir melanda wilayah tenggara Bangladesh pada akhir Agustus lalu. Pada Senin (7/10) luapan air sungai dari arah hulu telah mengakibatkan banjir dan tanah longsor di Bangladesh. — Sumber: AFP/Munir Uz Zaman

Di negara tetangga Bangladesh yang merupakan negara dataran rendah dengan wilayah luas yang terdiri dari delta tempat Sungai Gangga dan Brahmaputra yang mengalir ke laut, lima orang dilaporkan tewas sejak Sabtu (5/10), kata kementerian manajemen bencana setempat seraya mengatakan bahwa setidaknya 20.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka walau ketinggian air mulai menurun.

"Banjir sudah mulai surut. Hujan lebat dan luapan air dari hulu menyebabkan banjir ini," kata pejabat Kementerian Bencana, Nazmul Abedin. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.