Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tim PKM Unismuh Berikan Pelatihan Petani Cara Diversifikasi Olahan Tahu

📅 Jumat, 27 Sep 2024, 03:42 WIB | Oleh:
Tim PKM Unismuh Berikan Pelatihan Petani Cara Diversifikasi Olahan Tahu Doc: ANTARA/HO-Unismuh Makassar
Ket. Tim PKM Kemendikbudristek dari Unismuh Makassar, memberikan pelatihan kepada kelompok tani di Kabupaten Takalar, Sulsel.

MAKASSAR - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Makassar menggelar kegiatan pengabdian masyarakat berupa pelatihan diversifikasi olahan tahu bagi kelompok tani di Desa Popo, Kabupaten Takalar, Provinsi Sulawesi Selatan.

Dr JumiatiIPM MM MCE selaku Ketua Tim PKM Unismuh dalam keterangan resmi yang diterima di Makassar, Kamis, mengatakan kegiatan pengabdian ini tidak hanya memberikan diversifikasi olahan tahu namun dilanjutkan kegiatan pelatihan pembuatan pelet ikan dari limbah tahu.

"Pengabdian yang dilakukan bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mitra dalam hal diversifikasi olahan tahu, pengemasan dan melabelin produk," katanya.

Kegiatan itu diikuti sekitar 20 orang peserta yang merupakan anggota Kelompok Tani Terang-terang, untuk pengolahan tahu di ikuti peserta yang sebagian besar perempuan.

Ketua Kelompok Tani Terang Terang Takalar Abdul Haris Nai menyampaikan bahwa untuk pengolahan tahu akan diikuti oleh kebanyakan anggota perempuan sedangkan nantinya kegiatan pelatihan pelet ikan akan diikuti lebih banyak anggota laki - laki.

Kegiatan ini, kata dia, sangat dibutuhkan oleh kelompok untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada anggota kelompok, yang bisa memberikan nilai tambah dengan mengolah menjadi tahu olahan berupa keripik tahu,nagetdan pengemasan dan pemberian label pada produk.

"Sehingga kegiatan ini tidak hanya berakhir di kegiatan hari ini tetapi kelompok bisa mengembangkan dan betul-betul memberikan penghasilan tambahan buat anggota dengan kata lain dari tidak berdaya menjadi berdaya " jelasnya.

Pihaknya mengapresiasi Tim dari Unismuh Makassar yang bukan cuma kali ini saja hadir untuk memberikan atau berbagi pengetahuan dan pelatihan bagi para petani.

Ia pun mengakui masih membutuhkan untuk terus didampingi sampai memperoleh izin dari balai BPOM sehingga produk yang dikembangkan oleh Kelompok Tani Terang- terang ini bisa berkembang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.