Jenderal Bintang Empat Ini Ingatkan Jangan Pertaruhkan Kehidupan sebagai Tentara dengan Melanggar Hukum
Jumat, 27 Sep 2024, 22:44 WIBPALANGKARAYA - Jenderal bintang empat yang menjabat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, menegaskan pentingnya para prajurit untuk tidak mempertaruhkan kehidupan dan karier militer mereka dengan melakukan tindakan yang melanggar hukum.
Hal itu disampaikan Kasad saat memberikan pengarahan kepada prajurit, PNS, dan anggota Persit Kartika Chandra Kirana di jajaran Korem 102/Panju Panjung, bertempat di Aula Makorem 102/Pjg, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (26/9).
Menurut siaran persnya, Kasad menekankan kesuksesan dan kepercayaan publik yang tinggi terhadap TNI Angkatan Darat merupakan hasil dari kerja keras serta pengabdian tulus para prajurit di lapangan.
"Jaga integritas dan keimanan kita. Banyak keluarga prajurit yang berhasil mendidik anak-anaknya hingga sukses. Jangan sampai kehidupan sebagai tentara terancam hanya karena tindakan yang salah, yang bisa berujung pada pemecatan," tegas Kasad, seraya menyebut semakin meningkatnya minat generasi muda untuk bergabung menjadi prajurit TNI merupakan bukti nyata bahwa kehidupan tentara semakin baik dan sejahtera.
Oleh karena itu, ia mengingatkan para prajurit untuk terus berinovasi, mengembangkan kreativitas, serta selalu memajukan satuan dalam membantu masyarakat. Kasad juga memberi peringatan keras untuk menjauhi praktik perjudian online yang bisa merusak karier dan masa depan prajurit.
Di hadapan media, Kasad menyampaikan kunjungannya ke Korem 102/Panju Panjung bertujuan melihat langsung kondisi prajurit dan keluarga mereka, serta memastikan adanya upaya peningkatan kesejahteraan melalui program-program swakelola dan swadaya.
Kasad menegaskan menjelang Pilkada, seluruh prajurit dan keluarga mereka sudah memahami peran penting TNI untuk tetap netral. Ia berharap, pelaksanaan Pilkada dapat berlangsung aman dan damai, serta menghindari potensi konflik.
Sebelum memberikan pengarahan, Kasad menyaksikan demonstrasi Penanggulangan Huru Hara (PHH) yang dilakukan prajurit Yonif 631/Antang sebagai simulasi pengamanan Pilkada, meninjau pembangunan rumah dinas prajurit, serta makan siang bersama prajurit.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Marcellus Widiarto
Berita Terkait:
-
Berkah Lebaran, Pedagang Sate Maranggi di Purwakarta Naik Omzet
-
TNI AD Bakal Bangun 750 Batalyon Tempur Baru, Fokus Perbatasan dan Daerah Rawan Konflik
-
Satgas TMMD ke-126 Kodim 1810/Tambrauw Lanjutkan Pembangunan Gereja Advent di Kampung Babak, Wujud Nyata Kemanunggalan TNI dan Rakyat
-
Kemnaker: Praktik Diskriminasi dalam Rekrutmen Tenaga Kerja Merupakan Pelanggaran Serius
-
WNI Jadi Tentara Amerika. Kisah Kezia Syifa WNI yang Menjadi Tentara Garda Nasional USA
-
Korban Tewas Berdesakan di Kampanye Aktor India Mencapai 41 Orang
-
Dinkes DKI Jakarta: Layanan JakCare Kian Diminati
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.