Reforma Agraria Bisa Tekan Biaya Produksi Beras
📅 Selasa, 24 Sep 2024, 08:39 WIB | Oleh: Tim Redaksi"Jika harga beras naik tapi pendapatan petani tetap rendah menunjukkan petani mendapat economic benefit paling rendah dibandingkan aktor lainnya di rantai pasok beras," tegas Esther.
Ongkos Tanam
Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyatakan harga beras tinggi di dalam negeri dipengaruhi oleh besarnya biaya produksi. Direktur Distribusi dan Cadangan Pangan Bapanas, Rachmi Widiriani, menyampaikan petani berhak mendapat keuntungan lantaran biaya yang dikeluarkan untuk menanam beras tidak sedikit. Namun, hal itu berdampak pada harga yang tinggi di pasaran.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!