Klub Tak Boleh Lepas Tangan Atas Kericuhan Suporter Persib
Selasa, 24 Sep 2024, 00:17 WIBJakarta - Anggota Executive Committee (Exco) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Arya Sinulingga mengatakan pihak klub tidak boleh lepas tangan atas kericuhan suporter Persib Bandung usai laga melawan Persija Jakarta di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin petang.
"Klub harus bertanggung jawab juga terhadap kondisi (kericuhan) ini, tidak boleh lepas tangan," ujar Arya dalam rekaman suara yang diterima di Jakarta, Senin.
Ia mengatakan, apabila dalam kericuhan tersebut terdapat adanya tindakan kriminal maka harus diselesaikan secara hukum.
Arya menegaskan, PSSI tidak mentoleransi adanya tindakan kekerasan sekecil apa pun di dalam pertandingan sepak bola.
"Tidak ada kata tolerir untuk kekerasan dalam lapangan. Alasan apa pun, tidak dipakai untuk itu (tindakan kekerasan), jadi itu perlu ditegaskan," ujarnya.
Arya berharap pihak klub Persib Bandung secepatnya menyelesaikan masalah tersebut.
Kericuhan suporter dalam laga lanjutan Liga 1 2024/2025 antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta terjadi setelah wasit asal Malaysia Muhammad Nazmi meniup peluit panjang untuk mengakhiri pertandingan yang dimenangkan tim tuan rumah dengan skor 2-0.
Para oknum suporter Persib Bandung di tribun selatan dan tribun utara langsung turun ke lapangan dan menyerang petugas keamanan (steward) yang sedang bertugas.
Mereka melempari parastewarddengan botol minuman hingga kursi hingga mengeroyokstewarddi lapangan. Kericuhan tersebut juga mengakibatkan kerusakan pagar yang membatasi area tribun dengan lapangan.
Petugas kepolisian yang bertugas langsung mengambil tindakan cepat dengan menghalau para oknum suporter untuk kembali ke tribun masing-masing.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bulog Siapkan 146 Kios di Pasar Jaya demi Jaga Stabilitas Harga Pangan Ramadan
-
Gunung Semeru Kembali Eerupsi, Masyarakat Diminta Waspada
-
Polres Banjarbaru, Polda Kalsel, Gerebek Pesta Tuak
-
Muhammad Farhan Luncurkan Program Gaslah, Warga Bandung Didorong Ubah Perilaku Kelola Sampah dari Rumah
-
Pemprov Sumbar Siapkan Langkah Strategis Atasi Tambang Ilegal, Ikan Ilegal, dan Kelangkaan BBM
-
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp21.000 Ke Angka Rp2,364 Juta/Gram
-
Rudal Oreshnik Rusia Picu Kecaman di PBB, Perang Ukraina Masuk Babak Berbahaya
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.