Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Indonesia Serukan Reformasi Tata Kelola Global di PBB

📅 Selasa, 24 Sep 2024, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Indonesia Serukan Reformasi Tata Kelola Global di PBB Doc: ANTARA/Suwanti
Ket. Menlu RI Retno Marsudi menyampaikan pidato dalam pertemuan tingkat tinggi, Summit of The Future pada Sidang ke-79 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (23/09/2024).

NEW YORK - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pidatonya di hadapan forum Summit of The Future pada Sidang ke-79 Majelis Umum PBB di New York, Amerika Serikat, Senin (23/9) menyampaikan urgensi bagi reformasi tata kelola global agar mampu menyasar tantangan zaman

Menurut Retno, kondisi rivalitas geopolitik dunia saat ini yang dibarengi dengan suramnya pemulihan ekonomi, serta krisis iklim dan energi membuat masyarakat global harus bersama dalam kolaborasi.

"Sayangnya, kita melihat kebalikannya. Kepercayaan dalam multilateralisme terus memudar dan efektivitasnya juga perlu dipertanyakan," kata Retno.

Olehkarena itulah, kini dunia memerlukan tatanan global yang inklusif, adaptif, dan efektif, yang salah satunya bisa dilakukan dengan melakukan reformasi di tubuh Dewan Keamanan PBB serta arsitektur keuangan internasional.

"Kita tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Kita harus mendorong reformasi yang sesungguhnya. Reformasi yang mendengarkan suara negara-negara berkembang dan menyasar keluhan mereka," ujar Retno.

Selain hal itu, Retno menyampaikan dua hal lain yang ia rangkum dalam "Solusi Multilateral untuk Masa Depan yang Lebih Baik" tersebut.

Kesatu, menciptakan perdamaian dunia secara nyata, yang dapat ditarik ke konteks saat ini di Palestina.

Menggaungkan seruan-seruan dunia saat ini, Retno menyebut bahwa "genosida yang dilakukan Israel harus segera dihentikan."

Kedua, menjaga hak setiap bangsa untuk menjalankan pembangunan. Hal ini berarti pula siapa saja, termasuk Dunia Selatan (The Global South), mesti terbebas dari diskriminasi perdagangan dan jebakan utang. Jika tidak, akan ada mereka yang tertinggal.

Menutup pidatonya, Retno menegaskan bahwa isu-isu krusial tersebut tidak boleh menjadi angin lalu.

Ia menyerukan agar Summit of The Future menjadi momentum mengukir masa depan dunia yang berkelanjutan untuk semua orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
DLH Cirebon Kerahkan 9 Truk...
Daerah
Kasus yang Melingkungi Proy...
Daerah
Polres Kerinci Bahas Distri...
Olahraga
Sabalengka di Luar Dugaan D...

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.