Militer Korsel akan Ambil 'Tindakan Tegas' terkait Balon Sampah Korut

Senin, 23 Sep 2024, 12:25 WIB

SEOUL - Korea Selatan mengatakan pada hari Senin (23/9) akan mengambil "tindakan militer yang tegas" jika ada yang terbunuh oleh gelombang balon pembawa sampah yang diterbangkan Korea Utara melintasi perbatasan.

Pyongyang telah mengirim lebih dari 5.500 balon yang membawa muatan sampah sejak bulan Mei, mengganggu penerbangan, menyebabkan kecelakaan, bahkan menghantam gedung-gedung pemerintah di Selatan.

Ket. Foto: Personel militer memeriksa balon sampah yang diterbangkan Korea Utara dan mendarat di Incheon, sebelah barat Seoul, pada 23 September 2024. — Sumber: Yonhap

Pyongyang mengatakan taktik ini merupakan respons terhadap aktivis di Selatan yang mengirim balon berisi propaganda ke Utara.

Seoul "akan mengambil tindakan militer yang tegas jika balon-balon berisi sampah milik Korea Utara menimbulkan ancaman keselamatan yang serius atau dianggap telah melewati batas", kata Lee Sung-joon, dari Kepala Staf Gabungan, kepada wartawan.

Batasan akan dilanggar jika ada yang meninggal akibat balon tersebut, katanya, tanpa memberikan perincian tentang tindakan "tegas" apa saja yang akan diambil.

Kebanyakan balon yang dikirim oleh Korea Utara disertai kantung-kantung kertas bekas, yang tidak menimbulkan risiko kesehatan khusus, tetapi kekhawatiran telah muncul setelah perangkat baru yang dipasang pada beberapa balon menyebabkan kebakaran dalam beberapa minggu terakhir.

"Militer kami memantau militer Korea Utara dengan ketat dan melacak titik peluncuran balon secara real time," kata Lee dari JCS.

Peringatan itu muncul beberapa jam setelah peluncuran balon terakhir sempat mengganggu penerbangan di bandara Incheon.

Tak lama setelah Korea Utara meluncurkan balon berisi sampah pada bulan Mei, Seoul menangguhkan kesepakatan militer dengan Pyongyang dan memulai kembali siaran propaganda dari pengeras suara di sepanjang perbatasan.

Hubungan antara Korea Utara dan Korea Selatan berada pada salah satu titik terendah dalam beberapa tahun, dengan Korea Utara baru-baru ini mengumumkan pengerahan 250 peluncur rudal balistik ke perbatasan selatannya.

Korea Utara pada awal bulan ini juga merilis gambar fasilitas pengayaan uraniumnya untuk pertama kalinya, yang memperlihatkan pemimpin Kim Jong Un sedang melakukan tur sambil meminta lebih banyak sentrifus untuk meningkatkan persenjataan nuklirnya.

Korea Utara belum pernah mengungkapkan kepada publik rincian fasilitas pengayaan uraniumnya sebelumnya.

Korea Utara dapat melakukan uji coba nuklir ketujuh kapan saja Kim Jong Un memberi lampu hijau... termasuk sebelum atau setelah pemilihan presiden AS" pada bulan November, kata Shin Won-sik, penasihat keamanan nasional presiden, pada hari Senin dalam sebuah wawancara dengan Yonhap News TV.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

TNI Siagakan 73.766 Personel Tangani Karhutla di Berbagai Wilayah.

TNI Salurkan 695,17 Ton Bantuan untuk Korban Gempa NTT.

Perlu Audit Nasional PMB Jalur Mandiri PTN Buntut Kasus Unsoed

Kelas Menengah Menyusut Pertanda Kemajuan Pembangunan Indonesia Melambat

Pramono Siapkan 10.000 Bus Listrik untuk Atasi Polusi dan Kemacetan Jakarta

Komandan Lanud Sjamsudin Noor Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kalsel

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.