Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kompolnas Harap Kasus Penyanderaan Pilot Philip Jadi yang Terakhir

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 05:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kompolnas Harap Kasus Penyanderaan Pilot Philip Jadi yang Terakhir Doc: ANTARA/HO-Dokumen Pribadi
Ket. Komisioner Kompolnas Poengky Indarti.

Jayapura - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) berharap kasus penyanderaan Pilot Susi Air Kapten Philip Mark Mehrtens oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM) menjadi yang terakhir dan Papua dapat berkembang menjadi wilayah yang lebih aman, damai serta sejahtera di masa mendatang.

Komisioner Kompolnas Poengky Indarti dalam siaran pers yang diterima ANTARA di Jayapura, Sabtu, mengatakan sejak penculikan terhadap Pilot Philip pada 7 Februari 2023 pihaknya secara aktif melakukan pertemuan dengan Satgas Damai Cartenz 2024 untuk mendiskusikan berbagai upaya pembebasan.

"Dalam pertemuan tersebut Kompolnas mendorong pendekatan damai dan humanis, menghindari kekerasan dalam penyelesaian kasus," katanya.

Menurut Poengky, pihaknya menyampaikan apresiasi terhadap keberhasilan Satgas Damai Cartenz dalam membebaskan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang sempat disandera oleh OPM pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Polri, khususnya Satgas Damai Cartenz serta pihak terkait yang berperan dalam proses pembebasan tersebut," ujarnya.

Dia menjelaskan keberhasilan pembebasan sandera dengan pendekatan damai atau soft approach menunjukkan komitmen satgas dalam mengutamakan solusi tanpa kekerasan.

"Karena setiap kali saat bertemu dengan Satgas Damai Cartenz 2024 kami terus memberikan supervisi dan masukan agar pembebasan sandera dilakukan dengan pendekatan damai yang lebih mengedepankan kemanusiaan," katanya lagi.

Dia menambahkan pihaknya juga memberikan apresiasi kepada tokoh masyarakat, agama, adat serta semua pihak yang membantu upaya pembebasan sandera.

Kapten Philip Mark Mehrtens, Pilot Susi Air akhirnya dibebaskan setelah 1,5 tahun disandera oleh OPM dan proses pembebasan ini berhasil dilakukan oleh Satgas Damai Cartenz 2024 dan tim gabungan TNI-Polri di Kampung Yuguru, Distrik Maibarok, Kabupaten Nduga, pada Sabtu (21/9).

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024 Kombes Pol. Bayu Suseno juga mengucapkan terima kasih kepada Kompolnas atas koordinasi yang terjalin selama proses pembebasan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kompolnas yang telah berkoordinasi secara intensif dengan Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 dalam upaya pembebasan Kapten Philip Mehrtens," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

18 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

41 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.