Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BNPB Sebut Tangguh Award Apresiasi untuk Pegiat Seni dalam Edukasi Bencana

📅 Minggu, 22 Sep 2024, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
BNPB Sebut Tangguh Award Apresiasi untuk Pegiat Seni dalam Edukasi Bencana Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto dalam Malam Puncak Penganugerahan Tangguh Award 2024 yang digelar di Dome Park, Jakarta, Sabtu (21/9/2024).

Jakarta - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menegaskan Tangguh Award 2024 merupakan bentuk apresiasi pemerintah kepada para pegiat seni yang berdedikasi dalam mengedukasi masyarakat tentang kesiapan menghadapi bencana.

"Ini adalah bentuk penghargaan kepada anak-anak bangsa yang telah berkontribusi dan berdedikasi dalam mengedukasi masyarakat agar siap menghadapi bencana melalui karya-karya mereka," ujar Suharyanto dalam Malam Puncak Penganugerahan Tangguh Award 2024 yang digelar di Dome Park, Jakarta, Sabtu.

Acara ini merupakan agenda tahunan BNPB yang sudah berlangsung sejak 2012. Tangguh Award memberikan ruang bagi kreativitas para pegiat seni fotografi, video, desain, dan musik di Indonesia yang peduli terhadap lingkungan dan bencana alam.

Pada tahun ini, BNPB mencatat sebanyak 1.677 karya berkompetisi dalam Tangguh Award 2024, yang terdiri atas 385 foto tunggal, 257 foto seri, 202 video pendek, 267 poster, dan 206 jingle. Karya-karya tersebut menunjukkan beragam pendekatan kreatif dalam menyampaikan pesan kesiapsiagaan bencana.

Suharyanto menekankan pentingnya acara ini dalam mengingatkan masyarakat bahwa bencana adalah kejadian berulang yang tidak bisa dihindari, tetapi dapat diantisipasi dan dikelola.

Berdasarkan data BNPB, sepanjang tahun 2023, Indonesia mengalami 5.400 kejadian bencana, 95 persen di antaranya adalah bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan badai.

Meskipun angka kejadian bencana naik 52 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dampak kerusakan dan jumlah korban jiwa dapat ditekan secara signifikan berkat inovasi teknologi dan edukasi mitigasi bencana yang terus dikembangkan .

Pada kesempatan itu, Suharyanto menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan dan pengelolaan risiko bencana untuk melindungi masyarakat dari dampak yang lebih besar di masa depan.

Menurut dia, Indonesia, meskipun kaya akan sumber daya alam, juga menghadapi kenyataan pahit sebagai salah satu negara dengan risiko bencana alam tertinggi di dunia. Dari gempa bumi, tsunami, hingga bencana hidrometeorologi, semuanya menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi.

Oleh karena itu, BNPB mendorong kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesiapan menghadapi berbagai potensi ancaman bencana.

Suharyanto berharap karya-karya yang dihasilkan dalam Tangguh Award tidak hanya diapresiasi saat ini, tetapi juga terus diingat sebagai pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana.

"Bencana memiliki siklus berulang, terkadang puluhan tahun, tetapi kita harus selalu siap siaga. Kreativitas dan inovasi seperti yang ditunjukkan oleh peserta Tangguh Award menjadi salah satu upaya kita meningkatkan kewaspadaan dan kesiapan dalam menghadapi bencana," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Maroko Dapat Menjadi Kuda Hitam

16 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Maroko Dap...
Olahraga
Laga Generasi Baru Menuju F...

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

28 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

51 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.