Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hongaria Hadapi Fase Pertahanan Banjir Paling Menantang

📅 Jumat, 20 Sep 2024, 00:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hongaria Hadapi Fase Pertahanan Banjir Paling Menantang Doc: ANTARA/Xinhua/Attila Volgyi
Ket. Orang-orang mengisi pasir ke dalam karung untuk mencegah banjir di Budapest, Hongaria, pada 17 September 2024.

Budapest - Hongaria memasuki fase paling menantang dalam menghadapi gelombang banjir saat ini, demikian diumumkan Perdana Menteri (PM) Viktor Orban, Rabu (18/9).

Orban mengatakan dalam sebuah konferensi pers di Budapest bahwa puncak gelombang banjir melanda Hongaria dari Selasa (17/9) malam hingga Rabu fajar waktu setempat. Berbagai upaya pertahanan akan dilaksanakan selama sekitar sepekan, dengan air banjir diperkirakan akan meninggalkan perbatasan selatan negara itu menuju Serbia pada Kamis (26/9) mendatang.

Gelombang banjir di Sungai Danube diperkirakan akan mencapai puncaknya di ketinggian 846 centimeter di Budapest pada Sabtu (21/9) antara sore dan malam hari, 40-50 centimeter lebih rendah dari rekor tertinggi sepanjang sejarah yang tercatat pada 2013, kata Orban.

PM Hongaria itu mengatakan kepada awak media bahwa fase pertahanan banjir kali ini, yang melibatkan petugas pengelolaan air, manajemen bencana, militer, dan sukarelawan, akan menjadi fase yang paling sulit.

Namun, Orban menambahkan bahwa pertahanan banjir di Hongaria telah berhasil bertahan sejauh ini. Dia menggambarkan pertahanan tahun ini sebagai "persiapan menghadapi peristiwa-peristiwa yang telah diketahui dan diantisipasi", seraya menegaskan bahwa pengalaman sebelumnya pada 2013 telah membekali pihak berwenang dalam menangani situasi tersebut.

Sekitar 4.400 pekerja telah dikerahkan oleh otoritas manajemen air dan bencana, kata Orban. Polisi dan petugas penjara saat ini sedang berpartisipasi dalam upaya pertahanan banjir di area sungai sepanjang 544 kilometer di Hongaria.

Pemerintah Hongaria telah menginvestasikan 435 miliar forint (1 forint Hongaria = Rp42,99) atau sekitar 1,22 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp15.350) untuk perlindungan banjir sejak 2013, yang menghasilkan infrastruktur yang lebih baik, kata Orban menegaskan.

Sejauh ini, Hongaria belum melaporkan korban jiwa, tapi, hujan yang terus-menerus turun di negara Eropa Tengah dan Eropa Timur lainnya selama beberapa hari terakhir telah merenggut korban jiwa, memicu evakuasi, serta menyebabkan kerusakan dan gangguan yang meluas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2

PDIP Jatim Bidik Kursi Gubernur pada Pemilu 2029

1 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
PDIP Jatim Bidik Kursi Gube...
Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.