Wapres Ma’ruf Amin Pamit dan Minta Maaf
Kamis, 19 Sep 2024, 01:05 WIBJAKARTA - Ma'ruf Amin mengucapkan pamit sekaligus memohon maaf atas segala kekurangan selama dia menjabat sebagai wakil presiden (Wapres) di hadapan beberapa menteri Kabinet Indonesia Maju (KIM) dan kepala daerah.
Hal itu disampaikan Wapres saat memberikan arahan pada Rapat Koordinasi Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem dan Penyerahan Dana Insentif Fiskal Kemiskinan Ekstrem Tahun 2024 di Auditorium Setwapres, Jakarta, Rabu (18/9).
"Karena pemerintahan periodenya Pak Jokowi, saya ini tinggal menghitung hari bukan menghitung bulan, tetapi menghitung hari maka sekaligus kesempatan ini saya juga menyampaikan permohonan maaf pamit sampai 20 Oktober nanti kita sudah selesai, berakhir," ucap Wapres.
Wapres pun mengharapkan selama lima tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo bersama dirinya dapat berakhir dengan baik. "Semoga akhirnya husnul khatimah dan mohon maaf atas segala kekurangan selama ini dan terima kasih atas kerja samanya sehingga kemiskinan ekstrem itu bisa nyaris 0 persen," ujar Wapres.
Dalam arahannya itu, Wapres menyampaikan bahwa pada 2024 ini, pemerintah telah menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem mendekati 0 persen di Indonesia.
"Kita optimistis target ini bisa tercapai mengingat tingkat kemiskinan ekstrem yang semula 1,12 persen pada Maret tahun lalu, sudah turun hingga 0,83 persen pada Maret tahun ini, mendekati 0 persen," ucap Wapres.
Kendati demikian, ia mengatakan pencapaian tersebut tentu masih dihadapkan oleh beberapa tantangan,seperti akurasi data sasaran, konvergensi program, kualitas pelaksanaan program, penyesuaian standar garis kemiskinan ekstrem hingga regulasi pelaksanaan penghapusan kemiskinan ekstrem yang akan berakhir di 2024 ini.
"Kita perlu menjaga agar tren penurunan ini terus berlanjut melalui kolaborasi dan kerja seluruh pemangku kepentingan termasuk kinerja dan peran aktif seluruh kepala daerah," kata Wapres.
Adapun, turut dalam rapat koordinasi tersebut, yakni Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa, Menteri Keuangan Sri Mulyani serta para gubernur, bupati, dan wali kota penerima penghargaan.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Semakin Banyak Keluarga di Asia Tenggara Terjerat Utang
-
Pemkab Tabanan Wujudkan Pabrik Beras Terbesar di Bali Demi Kemandirian Pangan
-
Pertamina Pastikan Jaga Kesiapan Pasokan Jelang Idulfitri
-
Menikmati Libur Natal 2025 di Ibu Kota Nusantara
-
IHSG Berpotensi Melemah, Pasar Cermati Perkembangan Konflik AS-Israel dengan Iran
-
Pemkot Cirebon Gencarkan Program Gerakan Pangan Murah
-
KB Bank dan PNM Berdayakan 22,9 Juta Perempuan Prasejahtera Melalui Pembiayaan Rp500 Miliar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.