Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemenkop UKM Lepas Ekspor Kerajinan Anyaman Lontar Khas NTT

📅 Jumat, 13 Sep 2024, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemenkop UKM Lepas Ekspor Kerajinan Anyaman Lontar Khas NTT Doc: ANTARA/HO-Kemenkop UKM
Ket. Seremoni pelepasan ekspor kerajinan anyaman lontar dari Kabupaten Flores Timur ke pasar global di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (13/9/2024).

JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM (KemenKopUKM) melepas ekspor kerajinan anyaman lontar khas Nusa Tenggara Timur (NTT) hasil produksi salah satu kewirausahaan sosial (social entrepreneurship), Du Anyam.

Plt. Deputi Bidang UKM KemenKopUKM Temmy Satya Permana mengatakan, di tengah melemahnya pasar domestik, perlu adanya upaya untuk terus mendorong peningkatan ekspor produk-produk UKM unggulan.

"Kita berusaha mencoba buka pasar luar negeri dengan mendorong produk-produk yang mungkin kita selama ini enggak kebayang ya, kalau dari sudut Flores ada yang bisa diekspor," ujar Temmy dalam seremoni pelepasan ekspor kerajinan anyaman lontar dari Kabupaten Flores Timur ke pasar global di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (13/9).

Kerajinan anyaman lontar dari Du Anyam, menurutnya, memiliki keunggulan tersendiri.

Selain dapat mendongkrak pasar lokal dan global, produk Du Anyam juga menjadi salah satu kewirausahaan sosial yang berhasil memberdayakan para perempuan di NTT.

Pada kesempatan sama, Menteri Koperasi dan UKM (MenkopUKM), Teten Masduki mengapresiasi perjalanan 10 tahun Du Anyam yang telah berhasil memperkenalkan hasil karya wirausaha perempuan, khususnya mama di Larantuka, Flores Timur, NTT ke kancah global.

Dia mengatakan hal tersebut sejalan dengan visi KemenKopUKM dalam mendukung dan mengembangkan wirausaha muda, termasuk dari kalangan perempuan.

"Peran Du Anyam patut kita apresiasi. Du Anyam telah berhasil menjadi agregator dalam menghubungkan dan mendukung produksi anyaman perempuan perajin NTT yang ada di desa ke pasar yang lebih luas, serta memberikan dampak ekonomi terhadap para perempuan di desa-desa terpencil dan turut melestarikan warisan budaya," ungkapnya secara virtual.

Lebih lanjut, Teten menambahkan kemitraan strategis antara Du Anyam dan KemenKopUKM telah menjadi contoh nyata, bagaimana pemerintah dapat bekerja sama dengan wirausaha sosial yang akan menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis masyarakat.

KemenKopUKM juga telah melaksanakan program peningkatan kapasitas wirausaha dengan memberikan fasilitasi inkubasi wirausaha melalui lembaga inkubator, baik perguruan tinggi negeri atau swasta, serta pemerintah daerah tingkat provinsi juga di kota dan kabupaten.

Di tempat sama, Founder Du Anyam Hanna Keraf menambahkan, Du Anyam selalu percaya bahwa potensi anyaman lontar dari NTT dapat menjadi kekuatan besar yang tidak hanya memperkuat ekonomi lokal, tetapi juga membawa dampak sosial yang signifikan.

Bagi masyarakat NTT, terutama di Pulau Rote dan Sabu, pohon lontar memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat di dalamnya. Manfaat besar lontar dalam berbagai sektor kehidupan bahkan membuat masyarakat setempat menyebutnya sebagai pohon kehidupan.

Adapun hingga September 2023, Du Anyam telah mengirimkan 13 kontainer produk untuk memenuhi permintaan pasar domestik dan internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Luar Negeri
Kenaikan Harga BBM Picu Aks...
Megapolitan
Pasar pangan murah menjangk...
Megapolitan
Trisakti Bantu Warga Duri K...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.