Trump Mengungguli Harris dalam Jajak Pendapat Jelang Debat

Selasa, 10 Sep 2024, 00:02 WIB

WASHINGTON - Persaingan menuju kursi presiden Amerika Serikat masih ketat menurut sebuah jajak pendapat yang dirilis hari Minggu (8/9), dua hari sebelum Kamala Harris dan Donald Trump menggelar debat pertama, dan mungkin satu-satunya yang disiarkan televisi.

Trump sedikit mengungguli Harris dalam jajak pendapat di sejumlah negara bagian. Dikutip dari YahooNews, jajak pendapat terbaru yang digelar oleh New York Times/Siena, mengonfirmasi Trump mempertahankan dukungan tetap dari sekitar separuh pemilih, meskipun status historis politisi Republik itu memicu upaya yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk membatalkan kekalahannya pada tahun 2020 melawan Joe Biden.

Ket. Foto: Calon presiden AS, Donald Trump — Sumber: CHARLY TRIBALLEAU/AFP

Harris, yang baru terjun ke persaingan setelah Presiden Biden mengundurkan diri pada bulan Juli, telah dengan cepat mengubah dirinya dari seorang wakil presiden yang kurang dikenal menjadi pesaing serius. Namun, jajak pendapat menunjukkan ia belum membuat terobosan besar, sehingga persaingan menjadi tidak pasti.

Survei menemukan Trump yang berusia 78 tahun unggul atas Harris secara nasional dengan selisih 48 banding 47 persen, jauh di dalam margin kesalahan. Pemilihan presiden AS diputuskan dengan menghitung hasil kontes di setiap negara bagian, dan bukan dengan penghitungan suara umum nasional secara keseluruhan.

Artinya, segelintir negara bagian yang menjadi penentu biasanya menentukan keseimbangan. Harris, 59 tahun, unggul tipis di Wisconsin, Michigan, dan Pennsylvania, dan imbang di empat negara bagian lain, yaitu Nevada, Georgia, North Carolina, dan Arizona. Sedangkan jajak pendapat CBS News/YouGov menempatkan Harris unggul satu poin persentase di Michigan dan Wisconsin dan imbang di Pennsylvania.

Pemilu sudah kacau, dengan Biden yang berusia 81 tahun mengundurkan diri karena kekhawatiran mengenai usianya, Trump yang nyaris selamat dari upaya pembunuhan di sebuah rapat umum, dan kekhawatiran meningkat bahwa Trump akan kembali menolak untuk mengakui kekalahan jika ia kalah pada bulan November.

Sangat Stabil

Namun, angka-angka terakhir mengonfirmasi bahwa masing-masing kandidat mempertahankan basis loyalis yang sangat stabil, yang hampir terbagi merata di seluruh negara. Salah satu pengubah permainan bisa jadi adalah debat American Broadcasting Company (ABC) News pada hari Selasa, satu-satunya debat yang dijadwalkan antara keduanya.

Trump akan mendapat tekanan untuk mengendalikan penggunaan penghinaan dan intimidasi yang menjadi ciri khasnya saat ia berdiri di samping kandidat campuran ras yang bersaing untuk menjadi presiden wanita pertama dalam sejarah AS. Harris perlu menggunakan jumlah pemirsa yang besar untuk terhubung dengan warga Amerika dengan cara yang tidak dapat dilakukannya saat menjabat sebagai wakil presiden dan hanya punya sedikit waktu untuk melakukannya dalam masa kampanye yang sangat padat.

Dengan Trump yang sekarang menjadi calon presiden tertua dalam sejarah AS, ia menyampaikan pesan yang optimistis dan berwawasan ke depan yang kontras dengan klaim apokaliptik Trump bahwa negara menghadapi kemunduran terminal tanpa dia di Gedung Putih. Tetapi Harris juga dituduh berkampanye dengan optimisme dan persatuan yang samar-samar sehingga mengabaikan kebijakan yang konkret.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

Mengerikan Tragedi Kebakaran Rumah di Tebet, 4 Orang Tewas

Arthur Fils Juara Cincinnati Masters 1000, Tekuk Tiafoe dalam Final Bersejarah

Presiden Prabowo Pimpin Ratas di Hambalang, Bahas Karhutla dan Dampak Bencana NTT.

Kodaeral XIII Gelar Lomba Speedboat di Tarakan, Dorong Potensi Kemaritiman Kaltara.

Takdir Geografis Gambia, Negara Terkecil Afrika yang Terjepit Senegal

Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, Munafri Arifuddin Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan.

Tips Mengelola Bisnis Kos-Kosan

Fulham Andalkan Serangan Balik untuk Atasi Kreativitas Chelsea 

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW: Akhlak, Ilmu, dan Kesejahteraan Umat .

Gawat Teror Melanda Thailand Selatan! Puluhan Ledakan Terjadi Hanya dalam Sehari

Kegiatan melukis caping di Kota Solo

Kenapa Awan Makin Jarang Terlihat? BMKG Sebut Monsun Australia dan El Nino yang Jadi Penyebabnya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.