Rupiah Berpotensi Berbalik Melemah Awal Pekan
Senin, 09 Sep 2024, 07:54 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi melemah awal pekan ini. Rupiah diperkirakan akan berbalik arah karena rebound pada dollar AS setelah data tenaga kerja non pertanian (NFP) di Amerika Serikat (AS).
Pengamat Komoditas dan Mata Uang, Lukman Leong menilai meskipun penambahan pekerjaan yang lebih sedikit dari perkiraan, tetapi kenaikan pada penghasilan dan pengeluaran yang lebih besar dikhawatirkan akan bisa kembali memicu inflasi di AS.
Selain itu, lanjutnya investor juga menantikan data inflasi Tiongkok, serta data survei kepercayaan konsumen Indonesia (IKK). Karenanya, dia memperkirakan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Senin (9/9), bergerak di kisaran 15.400-15.500 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, berdasarkan Jisdor BI, Jumat 6/9), rupiah terpantau menguat 0,24 persen dari sehari senelumnya menjadi 15.372 rupiah per dollar AS.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Sequis Shepreneur Rayakan Perjalanan 60 Perempuan Wirausaha
-
Dibayangi Tekanan Global - 10 September 2026
-
ShopeeVIP+ Resmi Diluncurkan, Sekali Langganan Dapat Akses Netflix dan Gratis Ongkir
-
Penonton Persib Dilarang ke Stadion Utama GBK, Kiper Muda Maung Bandung Siap Diturunkan
-
Alur Sungai 3.335 Meter Dikeruk! Ini Upaya PU Cegah Gagal Panen di Bengawan Jero
-
Glenn Victor Bagikan 3 Cara Manfaatkan ChatGPT agar Rutinitas Olahraga Lebih Konsisten
-
Basarnas Mengoptimalkan Semua Kekuatan dalam Pencarian Jurnalis Hilang di Krakatau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.